Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Partai Garuda Heran, Pemeriksaan 3 Kades Di Jateng Dikaitkan Dengan Pemilu

Sabtu, 2 Desember 2023 14:40 WIB
Waketum Partai Garuda Teddy Gusnaidi (Foto: Ist)
Waketum Partai Garuda Teddy Gusnaidi (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Garuda Teddy Gusnaidi mengaku heran lantaran pemeriksaan tiga kepala desa (kades) di Jawa Tengah, dikaitkan dengan Pemilu 2024.

Dia mengingatkan, jangan menggunakan alasan Pemilu untuk menutupi kejahatan.

“Jangan proses penegakan hukum dituduh sebagai penyalahgunaan kekuasaan untuk melemahkan kubu tertentu. Pemilu ya pemilu, kejahatan ya tetap kejahatan, sehingga harus diproses,” tegas Teddy, Sabtu (2/12/2023).

Baca juga : Ganjar Janji Turunkan Kemiskinan Dengan Buka Lapangan Pekerjaan

Untuk diketahui, tiga kepala desa tersebut diperiksa dalam kasus dugaan korupsi pemotongan Dana Bantuan Keuangan Provinsi Jateng.

Teddy menjelaskan, proses hukum ini sudah dilakukan sejak bulan April 2023, jauh sebelum penentuan capres-cawapres, maupun caleg.

“Jadi sangat aneh jika ada yang menuding ini bagian dari penyalahgunaan kekuasaan dan harus dilawan, anehnya lagi mengaitkan kasus ini dengan Pemilu,” sesal pria yang juga menjabat Juru Bicara Partai Garuda ini.

Baca juga : Pengamat Nilai Ganjar-Mahfud Hadirkan Pemerataan Pembangunan Di Indonesia

“Jika ada maling, dan malingnya diproses hukum dan ditangkap, apakah itu namanya penyalahgunaan kekuasaan dan telah jadi kecurangan pemilu?” sambung Teddy.

Dia menegaskan, jika para kades itu terbukti secara hukum melakukan korupsi, ya biarkan saja. Sebab, sekali lagi, itu bukan urusan pemilu.

“Kecuali dana itu ternyata ada kaitannya dengan pembiayaan urusan Pemilu, ya wajar jika akhirnya melakukan pembelaan,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.