Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Partai Garuda: Pernyataan Hasto Soal Survei Prabowo-Gibran Dibantah Puan Dan TPN

Sabtu, 25 November 2023 16:02 WIB
Teddy Gusnaidi (Foto: Ist)
Teddy Gusnaidi (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Partai Garuda Teddy Gusnaidi menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang menyatakan hasil elektabilitas lembaga survei dapat diintervensi dan dapat dibeli.

“Ketika 99 persen lembaga survei di Indonesia memenangkan Prabowo-Gibran, Hasto menyatakan bahwa hasil elektabilitas lembaga survei dapat diintervensi dan dapat dibeli. Artinya, dia menyanggah semua hasil survei yang memenangkan Prabowo-Gibran,” ujar Teddy, Sabtu (25/11/2023).

Sayangnya, kata Teddy, pernyataan Hasto berbanding terbalik dengan pernyataan Puan dan TPN Ganjar-Mahfud.

Baca juga : Gugatan PMH Pendaftaran Capres-Cawapres Prabowo-Gibran di PN Jakpus Diputus Gugur

Puan Maharani dan TPN,  menyatakan akan mengevaluasi Ganjar Mahfud terkait dengan narasi yang selama ini mereka lontarkan ke publik.

“Evaluasi ini berdasarkan hasil lembaga survei, bahwa elektabilitas Ganjar-Mahfud semakin menurun,” tuturnya.

Menurut Teddy, jika semua lembaga survei di Indonesia yang memenangkan Prabowo Gibran itu bayaran, tentu Puan dan TPN tidak akan mengevaluasi Ganjar-Mahfud berdasarkan hasil lembaga survei.

Baca juga : Prabowo-Gibran Mulai Jamah Ibu Kota Negara

“Tentu Puan dan TPN akan membiarkan Ganjar Mahfud dengan berbagai manuvernya,” ucap Teddy.

Dia pun menilai, saat ini Ganjar-Mahfud sedang dibuatkan skenario baru atas arahan “sang sutradara”.

“Nanti mereka harus memerankan karakter baru yang bisa mendongkrak hasil survei yang turun drastis,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.