Dark/Light Mode

Beri Wejangan Untuk Legislator Anyar

Hanif Tegaskan PKB Bukan Jawasentris

Selasa, 30 Juli 2024 07:30 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hanif Dhakiri
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hanif Dhakiri

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hanif Dhakiri menegaskan, cakupan marwah partainya adalah partai nasional, tidak lagi jawasentris. Partai berlogo bintang sembilan ini merupakan etalase dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Anda semua adalah etalase partai. Kalau Anda baik maka baiklah partai, kalau Anda jelek tentu partai juga akan jelek,” ujar Hanif, saat membuka Sekolah Pemimpin (Sespim) Perubahan Wilayah 5, di Sari Ater, Subang, Jawa Barat, kemarin.

Baca juga : Pemerintah Bangun Pusat Riset Morowali

Acara ini, diikuti oleh 296 anggota legislatif terpilih PKB di semua tingkatan di wilayah Jawa Barat, Banten, dan Kalimantan Selatan. Mantan Menteri Tenaga Kerja ini menyebut, PKB sudah bertransformasi menjadi partai nasional, bukan Jawasentris, dilihat dari peningkatan perolehan kursi di luar basis PKB.

Politisi asal Semarang, Jawa Tengah itu mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perjuangan seluruh skuad PKB di Pemilu. Salah satu suksesi PKB di pesta demokrasi lalu, disebutkan ter­jadi di Nakageo yang mayoritas warganya Katolik tetapi memilih PKB, dan di Samosir, dengan mayoritas Kristen. "Berkat kerja keras seluruh kader dan Anda semua, PKB menjadi partai nasional, pemilihnya merata dan tidak Jawasentris. PKB bisa menang meski di daerah yang bukan basisnya,” bangganya.

Baca juga : Gerindra Pilih Kadernya Untuk Pilwalkot Bogor

Sontak, Hanif meminta se­luruh caleg PKB yang terpilih pada Pileg 2024 menjadi wakil rakyat yang efektif dan punya disiplin tinggi. Hal itu, bisa digo­dok melalui Sekolah Pemimpin PKB. Dia berpesan, agar anggota legislatif dari PKB menjaga nama baik partai saat berjuang bersama di parlemen. “Titip agar PKB ini benar-benar menjadi instrumen politik satu-satunya yang harus dijaga. Karena itu mari jaga kekompakan, mari jaga soliditas di antara kita semua," tutupnya.

Sementara Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda ber­syukur, atas capaian PKB di Jabar pada Pileg 2024 yang lalu sangat membanggakan. PKB di Jawa Barat diketahui bertengger di posisi ketiga setelah Gerindra dan Golkar. "Syukur alhamdulillah untuk DPR, PKB mengalahkan PKS dan PDIP. Ranking ketiga setelah Gerindra, Golkar, lalu baru PKB di posisi ketiga," kata Huda.

Baca juga : Situasi Di Kota Tual Telah Terkendali Dan Kondusif

Kursi DPR-RI di Jawa Barat ini naik dari delapan menjadi 12 kursi. Kursi DPRD Provinsi juga naik dari 12 menjadi 15 kursi. “DPRD kabupaten/kota juga naik tinggi. Kayaknya tertinggi di se­luruh provinsi seluruh Indonesia. Dahulu 2019 mendapat 121 kursi, sekarang di 2024 bertam­bah jadi 162 kursi. Ini kerja keras teman-teman semua," ujarnya.

Ketua Komisi X DPR ini ber­bagi resep suksesi partainya di Jabar. Yaitu, kaderisasi yang ber­jalan baik. Dia pun berkomitmen menggalakkan kaderisasi PKB di Jawa Barat dan optimistis akan memenangi pertarungan di masa yang akan datang. "Kalau mau menang, kuncinya cuma satu, kaderisasi. Dengan kaderisasi akan memenangi pertarungan apa pun. Sebab, kaderidasi adalah tulang punggung partai," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.