Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Milad PBB Ke-26
Fahri Bachmid Optimistis Partainya Bakal Masuk Senayan
Sabtu, 3 Agustus 2024 20:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penjabat (Pj) Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Fahri Bachmid optimis, partainya akan masuk ke dalam Senayan di kontestasi Pemilu 2029. Di usia partai yang genap 26 Tahun, PBB akan terus mengawal demokrasi konstitusional di Indonesia.
"Tadi harapan yang disampaikan Pak Eddy (Sekjen PAN), saya sangat bergembira bahwa memang Insya Allah kita akan berjumpa di Parlemen pada tahun terbilu 2029 Insya Allah," ujar Fahri, saat berpidato di acara Milad Ke-26 PBB, di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (3/8/2024).
Pernyataan ini, menyambut doa Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN, Eddy Soeparno yang berharap agar bisa bertemu dengan wakil PBB di Senayan di Pemilu 2029.
Baca juga : Bey Machmudin Optimistis Jawa Barat Mampu Swasembada Pangan
Menurutnya, PBB dalam perjalanan politiknya, turut berperan dalam perjalanan politik di Indonesia. Sang Ketum mengamini, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengamanatkan agar ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) diturunkan dari 4 persen, atau berpotensi dihapus, diharapkan memberikan ruang parpol, termasuk PBB untuk masuk ke dalam parlemen.
"Artinya, Pemilu 2029 harusnya kita pandang sebagai satu siklus pelaksanaan Pemilu yang nantinya tidak lagi ada hambatan-hambatan sistemik yang kita alami seperti beberapa waktu yang lalu," harapnya.
Fahri menggaransi, sekembalinya PBB ke Senayan, akan menjadi pelopor dalam menjaga sistem demokrasi di Indonesia. Asumsinya, PBB merupakan gudangnya teori politik dan konstitusi. Para kadernya, memiliki peran strategis dalam membangun sejarah bangsa.
Baca juga : Tani Merdeka Optimistis Sudaryono Bakal Bawa Perubahan Positif Di Kementan
Di Harlah PBB, Fahri menceritakan partainya telah melakoni pasang surut di dunia politik. Pernah berada di Parlemen Senayan, hingga menjadi nonparlemen. Namun, semangat untuk menjaga demokrasi tidak pernah padam.
Ke depan, kata Fahri, PBB dipastikan selalu memberi solusi bagi bangsa. Termasuk, memberikan pemikiran dan aksi nyata atas kinerja Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Insya Allah PBB akan selalu memberikan dukungan baik secara politik, secara teknokratis dengan pikiran-pikiran dan pandangan-pandangan yang bisa dijadikan sebagai kebijakan Pemerintah dan negara selanjutnya," tegas Fahri.
Baca juga : Netizen Ributin Pentingnya Dibuat Aturan Main Layangan
Di sisi lain, Fahri juga membaaa misi perombakkan Undang-Undang Pemilihan Umum (Pemilu), yang menurutnya sekarang menjadi beban demokrasi karena syarat ambang batas bagi partai politik tidak adil.
"Undang-Undang Pemilu kita harus dirombak, harus diperbaiki lagi agar lebih demokratis, lebih mampu mengakomodasi seluruh entitas partai politik yang ada di negeri ini. Tidak lagi pemilu seperti kemarin," kata Fahri.
Dalam acara Milad ini tidak dihadiri oleh Ketua Umum PBB periode sebelumnya Yusril Ihza Mahendra, mantan Sekjen Afriansyah Noor, namun turut dihadiri sejumlah pengurus partai lain seperti Waketum PPP Rusli Effendi, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Ketua Umum Prima Agus Jabo, dan perwakilan lainnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya