Dark/Light Mode

Cak Adung Batal Maju di Muktamar PKB, Diminta Yaqut Fokus di Kemenag

Jumat, 23 Agustus 2024 22:26 WIB
Abdul Rochman alias Cak Adung. (Foto: Istimewa)
Abdul Rochman alias Cak Adung. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Abdul Rochman (Cak Adung), salah satu kandidat Ketua Umum PKB memutuskan batal maju dalam pencalonan di Muktamar PKB, di Bali, 24-25 Agustus 2024. Cak Adung memilih mundur dalam kompetisi di Muktamar VI PKB lantaran diminta fokus menuntaskan tugasnya sebagai Koordinator Staf Khusus Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Dia menjelaskan, menelang Muktamar PKB yang tinggal hitungan jam, dinamikanya begitu kencang. Di sisi lain, ada tugas utamanya di Kementerian Agama yang juga membutuhkan konsentrasi tinggi. Setelah berdiskusi cukup intens, Yaqut memintanya untuk mengutamakan tugas-tugas di pemerintahan.

“Maka, dengan alasan yang lebih kuat itulah, saya sebagai santri sepenuhnya takdzim atas arahan Gus Men dan memutuskan untuk menarik diri dari pencalonan sebagai Ketua Umum PKB. Bagi saya, Gus Men ini adalah kiai, pimpinan saya, sekaligus ulil amri," ujar Adung, di Jakarta, Jumat (23/8/2024).

Baca juga : Cak Imin: Jokowi Pasti Datang ke Muktamar PKB, Tinggal Tunggu Jamnya

Dia melanjutkan, keputusan mundur ini pasti mengagetkan banyak pihak, termasuk para kiai dan ratusan pengurus cabang yang sudah mendukungnya. Adung berharap, meski dia batal maju, Muktamar PKB benar-benar berjalan demokratis dan menghasilkan pemimpin yang memiliki komitmen tinggi terhadap kemajuan partai.

Atas keputusannya ini, Adung juga segera menyampaikan arahan kepada para pendukungnya, termasuk mendorong agar menempatkan muktamar sebagai forum evaluatif yang kritis untuk mengembalikan PKB sebagai partai yang reformis, terbuka dan modern.

"Saya dengan kerendahan hati mohon maaf atas keputusan ini. Saya yakin perubahan dan kemajuan di PKB akan segera terwujud dengan kesadaran dan komitmen bersama para kader. Saya yakin ini keputusan terbaik," ucapnya.

Baca juga : Cak Imin Belum Ada Lawan

Menag Yaqut Cholil Qoumas mengakui dirinya baru hari ini menerima permohonan izin dari Adung untuk mengikuti kontestasi di Muktamar VI PKB. Selaku atasan, ia tidak mengizinkan Adung untuk ikut bursa pemilihan calon Ketua Umum PKB karena masih banyak tugas di Kementerian Agama yang harus diselesaikan.

"Tadi Adung menghadap saya, minta izin. Saya nggak kasih izin. Wong pekerjaan di kantor masih banyak kok ikutan muktamar segala. Saya larang. Apalagi dia sudah komitmen sejak awal menjadi staf khusus saya untuk fokus membantu tugas-tugas di Kementerian Agama," tegas Yaqut, Jumat (23/8/2023).

Yaqut akan sowan ke kiai-kiai untuk menyampaikan bahwa Adung tidak diperkenankan untuk ikut mencalonkan diri sebagai Ketum PKB.

Baca juga : Cegah Banjir Impor Plastik, Ini Permintaan Inaplas Ke Pemerintah

"Atas pembatalan ini saya juga akan sowan atau menyampaikan kepada para kiai yang telah memberikan restu dan dukungan. Saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih. Pembatalan ini semata-mata ada tugas yang harus diselesaikan Adung untuk kepentingan masyarakat lebih luas yang waktunya nggak bisa dibagi dengan ikut muktamar," tutup Menag.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.