Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tinggal menghitung hari. Hingga saat ini, belum ada lawan tanding petahana, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin untuk memimpin partai Bintang Sembilan periode 2024-2029.
Beredar rumor, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jambi, Faizol Reza bakal maju menandingi Cak Imin berebut kursi PKB-1. Tak lama, vokalis PKB di DPR itu langsung menepis. “Saya tunduk patuh setia dan tegak lurus kepada Ketua Umum PKB Gus Imin,” kata Faizol, di Jakarta, kemarin.
Baca juga : BAKTI Tambah Bandwidth
Ketua Komisi VI DPR ini bahkan menegaskan, menjadi bagian bahkan memimpin rapat pleno yang memutuskan meminta Cak Imin memimpin kembali DPP PKB. "Seluruh DPC se-Jambi juga mendukung Gus Imin. DPW Jambi bersama seluruh DPW se-Indonesia meminta Gus Imin dalam mukernas (musyawarah kerja nasional) pada Juli lalu, agar kembali menakhodai PKB ke depan,” terangnya.
Mantan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) ini menggaransi, seluruh skuad PKB solid menginginkan agar pucuk pimpinan partai kembali dinakhodai Cak Imin. “Kami seluruhnya solid. Tidak ada nama lain yang pantas memimpin PKB ke depan kecuali Gus Imin," katanya.
Baca juga : KPU DKI Tetap Sahkan Pasangan Independen
Menurutnya, di bawah komando Cak Imin, PKB meraih sukses di Pemilu 2024. Seluruh target partai tercapai. "Keberhasilan Ketum sangat nyata. Pileg 2024, perolehan PKB naik pesat. Mandat Muktamar 2019 agar beliau maju Pilpres juga berhasil dilaksanakan," tuturnya.
Sejurus kemudian, Faizol me-warning kepada pihak-pihak untuk tidak mengganggu Cak Imin. Baginya, mengganggu Cak Imin, sama dengan mengganggu PKB. "Ketum PKB adalah simbol marwah (kewibawaan) partai. Kalau ada pihak-pihak yang mengadu domba, termasuk menyebut-nyebut nama kami, akan kami hadapi," ucapnya.
Baca juga : Ingat, Gunakan Antibiotik Sesuai Resep Dokter Ya…
Untuk itu, Faisol membantah informasi bohong yang beredar menjelang Muktamar VI di Bali pada tanggal 24-26 Agustus 2024, sebagaimana yang beredar di media sosial X melalui akun @spinnicg.
Akun itu menyebutkan bahwa Cak Imin merestui Faisol Riza menjadi Ketua Umum DPP PKB berikutnya, sedangkan Gus Imin menjadi Ketua Dewan Syura DPP PKB. "Saya juga mengingatkan pemilik akun @spinnicg untuk tidak menyebarkan berita hoaks, melakukan fitnah, dan adu domba. Saya juga minta segera mencabut postingan tersebut sebelum saya melaporkannya kepada aparat hukum," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya