Dark/Light Mode

Bahlil Kasih Kode Keras, Tetap Jadi Menteri ESDM

Senin, 14 Oktober 2024 17:40 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) dan calon Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra saat memenuhi panggilan calon menteri di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Jl. Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM.id)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) dan calon Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra saat memenuhi panggilan calon menteri di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Jl. Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi kode keras, bahwa dia akan tetap memimpin Kementerian ESDM.

Hal itu diungkap Bahlil kepada wartawan, saat memenuhi panggilan calon menteri oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto di kediaman resminya di Jl. Kertanegara Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024).

“Diskusi membahas banyak hal. Menyangkut banyak hal, menyangkut kedaulatan sumber kekayaan kita. Ya seperti biasa,” ungkap Bahlil kepada wartawan, Senin (14/10/2024).

Baca juga : Dipanggil Prabowo Ke Kertanegara, Yusril Diminta Jadi Menko Hukum Dan HAM

Namun, Ketua Umum Partai Golkar itu  enggan menyebut secara pasti, posisi apa yang bakal dijabatnya di Kabinet Prabowo-Gibran.

“Nanti saja. Nanti diumumkan oleh Bapak Presiden,” cetus Bahlil.

“Ya, tidak jauh-jauh dari apa yang sudah saya lakukan selama hampir lima tahun ini," imbuhnya.

Baca juga : Sehari Setelah Ketemu Prabowo, PKS Kebelet Jatah Menteri

Bahlil pertama kali menjadi anggota kabinet di pemerintahan Presiden Jokowi, dengan jabatan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada tanggal 23 Oktober 2019. 

Tanggal 28 April 2021, BKPM naik kelas menjadi Kementerian Investasi. Dengan pembentukan kementerian baru ini, Bahlil menjadi Menteri Investasi/Kepala BKPM.

Bahlil kemudian dipercaya menjadi Menteri ESDM pada 19 Agustus 2024, menggantikan Arifin Tasrif. Jabatannya di Kementerian Investasi/BKPM diisi oleh Rosan Perkasa Roeslani yang sebelumnya mengemban tugas sebagai Duta Besar RI untuk Amerika Serikat (AS).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.