Dark/Light Mode

Soal Koalisi Permanen, Sekjen Gerindra Bilang Nggak Maksa

Rabu, 19 Februari 2025 08:52 WIB
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani (Foto: Tedy O Kroen/RM)
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani (Foto: Tedy O Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekjen Gerindra Ahmad Muzani memastikan, pihaknya tidak memaksa parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus untuk membentuk koalisi permanen. Muzani menyatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada parpol-parpol untuk menentukan sikap.

Muzani mengatakan, gagasan koalisi permanen memang datang dari Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Namun, gagasan tersebut tak bersifat mengekang koalisi yang sekarang. Semuanya tergantung pada keputusan ketua umum partai koalisi.

"Tentu saja gagasan itu terserah kepada bagaimana para pimpinan partai politik itu menyikapi dan mengambil keputusan atas hal tersebut," ucap Ketua MPR ini, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Dia melanjutkan, sebenarnya gagasan koalisi permanen bukanlah hal baru. Gagasan untuk melanggengkan koalisi sebagai sebuah kerja sama politik telah ada sejak periode-periode sebelum Presiden Prabowo. Tujuannya, agar ada kepastian politik dan kontinuitas pembangunan.

Baca juga : Dipanggil KPK Besok, Hasto Janji Datang

"Artinya, gagasan itu bukan hanya sekarang. Dalam setiap kali masa kepresidenan, wacana dan pemikiran itu mengemuka, karena dirasakan perlu ada sebuah kerja sama politik yang lebih mantap, yang lebih berjangka panjang," terangnya.

Muzani memahami, tiap-tiap parpol punya mekanisme tersendiri dalam memutuskan arah politik ke depan. Jadi, Gerindra tidak memaksa mesti masuk ke gerbong yang sama menghadapi 2029.

Sejauh ini, kata Muzani, belum ada pembahasan konkret dengan parpol-parpol KIM untuk membahas gagasan ini. "Sampai hari ini belum ada pembicaraan yang bersifat implementatif dari gagasan itu," jelas Muzani.

Beberapa parpol memperlihatkan ketertarikan dengan gagasan ini. PSI misalnya. Parpol yang dipimpin Kaesang Pangarep itu mendukung gagasan Prabowo yang ingin mengajak partai KIM untuk kembali bersama-sama dalam menghadapi Pilpres 2029. 

Baca juga : Luhut: Banyak Yang Kaget Terkait Pendirian Danantara

"PSI mendukung ide koalisi permanen yang disampaikan Pak Prabowo. Koalisi permanen penting dan dibutuhkan untuk mendukung visi jangka panjang pemerintahan," ucap Sekjen PSI Raja Juli Antoni, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/2/2025). 

Raja Juli meyakini, koalisi permanen akan menjamin pelaksanaan visi-misi pemerintahan Prabowo berjalan mulus, tanpa interupsi politik yang mengganggu. "Koalisi permanen dibutuhkan agar tidak terjadi gonta-ganti visi dan kebijakan di tengah jalan yang akan menghambat pembangunan dan cita-cita kemajuan," urai Raja.

PAN juga menyatakan ketertarikan. Politisi PAN Ahmad Yohan menyatakan, partainya dengan senang hati masuk gerbong Prabowo dalam menghadapi 2029. "Kalau sekarang Pak Prabowo selaku Presiden dan juga Ketua Umum Partai Gerindra menginginkan adanya koalisi permanen, tentu PAN dengan senang hati membantu untuk kemajuan bangsa yang kita cintai," ucap Yohan. 

Dia mengklaim, PAN adalah partai yang paling setia mendukung setiap kali Prabowo nyapres. Makanya, banyak kader PAN yang dipercayai Prabowo menjadi menteri. Hal ini, kata Yohan, menandakan Prabowo juga percaya dengan kapasitas PAN. 

Baca juga : Prabowo Hormati Setiap Kritikan

"Oleh karenanya PAN dengan sepenuh hati akan bekerja keras membantu Beliau. Sejak awal diajak berkoalisi, PAN mau. Karena PAN yakin akan visi misi Pak Prabowo bisa memajukan Indonesia," jelas Ketua DPW PAN NTT itu. 

PKB juga membuka pintu dengan ajakan Gerindra membangun koalisi permanen. Ketua DPP PKB Daniel Johan mengatakan, apa pun yang menunjukkan keberpihakan kepada rakyat, pihaknya akan mendukung. "Niatnya baik agar koalisi solid dan visi tercapai, selama untuk kepentingan rakyat tidak masalah dan setuju," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengusulkan pembentukan koalisi permanen kepada partai-partai di KIM Plus. Usulan itu disampaikan Prabowo saat silaturahmi parpol KIM Plus di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/2/2025). 

"Pak Prabowo menawarkan koalisi permanen. Beliau meminta persatuan menjadi kunci utama pemerintahan," ucap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, usai mengikuti silaturahmi tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.