Dark/Light Mode

Dapil II Provinsi Aceh

Daerahnya Keras, Calonnya Lembut-lembut

Rabu, 23 Januari 2019 11:24 WIB
Muhammad Nasir Djamil (kiri) caleg dari PKS, HT A Khalid (tengah) caleg dari Partai Gerindra dan Tagore Abu Bakar (kanan) caleg dari PDI Perjuangan.
Muhammad Nasir Djamil (kiri) caleg dari PKS, HT A Khalid (tengah) caleg dari Partai Gerindra dan Tagore Abu Bakar (kanan) caleg dari PDI Perjuangan.

RM.id  Rakyat Merdeka - Daerah Pemilihan (Dapil) II Aceh dianggap keras karena bekas daerah konflik. Petahana ataupun new comer harus berjuang ekstra keras untuk berebut 6 kursi DPR. Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengungkap,caleg di Dapil II Aceh ini diisi caleg dengan beragam latar belakang. Mulai dari bekas calon wakil gubernur (cawagub), mantan anggota DPR, pengurus daerah dari partai besar. 

Para calon wakil rakyat ini akan merebutkan jatah 6 kursi DPR. Kursi Senayan diperebutkan di wilayah Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Bireun, Lhokseumawe, Langsa, dan Bener Meriah. 

Baca juga : PAN, PKB, Demokrat Pasang Muka Lama, Nasdem Pilih Wajah Baru

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memunculkan nama Sayuti di nomor urut 1. Bagi orang Aceh, nama Sayuti sudah tidak asing lagi. Dia adalah mantan Sektertaris Majelis Tinggi Partai Nanggroe Aceh sekaligus pengacara pribadi eks Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. 

Partai Gerindra pun bermanuver dengan menurunkan HT A Khalid. Latar belakangnya tidak main-main. Dia dikenal dekat sebagai mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Khalid adalah mantan Cawagub berpasangan dengan eks Panglima GAM Muzakir Manaf di Pilgub Aceh 2017.  Di Pileg 2019, Khalid dapat nomor urut 1 dan digadang-gadang bisa menggantikan figur Khaidir Abdurahman.

Baca juga : Tujuh Caleg Gagal Maju Lagi, PKPI Tak Kirim Calon

PDI Perjuangan kembali menurunkan petahana Tagore Abu Bakar. Ketua Organisasi Pembela Tanah Air (PETA) Provinsi Aceh ini diharapkan kembali meraih kursi DPR. Partai Golkar tidak mau ketinggalan. Partai beringin ini menurunkan tiga jagoannya sekaligus. Adalah Ilham Saputa (Ketua DPD II Partai Golkar Langsa), Marzuki Daud (anggota DPR periode 2009-2014) dan Firmandez (petahana).

PKS pun ikut terapkan taktik main aman. Mereka mentransfer petahana Muhammad Nasir Djamil. Di Pileg 2014, Nasir Djamil meraih kursi dari Dapil I Aceh. Tapi, pada Pileg 2019, Nasir Djamil dipindah ke Dapil II Aceh. Diharapkan, Nasir bisa menutup kegagalan partai dakwah ini dalam meraup kursi saat Pileg 2014 di dapil Aceh II.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.