Dark/Light Mode

Di Laga Fun Football Vs Tim Wapres

Gibran: Pemuda Jangan Lelah Bersatu, Berkarya, Bergembira

Jumat, 23 Mei 2025 07:30 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menghadiri Fun Football yang digelar oleh Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah di Lapangan Sepak Bola ABC, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat. (Foto: Setwapres )
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menghadiri Fun Football yang digelar oleh Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah di Lapangan Sepak Bola ABC, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat. (Foto: Setwapres )

RM.id  Rakyat Merdeka - Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai laga sepak bola bertajuk 'Fun Football Pemuda Muhammadiyah' melawan Tim Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, di Gelora Bung Karno, Selasa (20/5/2025). Pertandingan itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-93 Pemuda Muhammadiyah.

Tak hanya sebagai hiburan, acara ini mengusung pesan kebangsaan, persatuan serta kolaborasi lintas generasi. Pesan ini juga ditegaskan Gibran di acara tersebut.

Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla menyebut, kegiatan ini memperlihatkan semangat inklusivitas dan kolaborasi yang kian kuat.

Baca juga : Wali Kota Supian Suri Didukung Koalisi Perubahan Depok Maju

“Sepak bola adalah bahasa universal yang bisa diterima semua kalangan,” ujar Dzulfikar dalam keterangannya, Kamis (22/5/2025).

Menurutnya, sepak bola mampu menembus sekat sosial, politik, dan budaya yang sering memisahkan elemen bangsa. Oleh karena itu, pihaknya menjadikan olahraga ini sebagai medium strategis membangun ruang-ruang kolaboratif. Dia berharap, ajang seperti ini dapat melahirkan pemuda sebagai aktor perubahan yang progresif dan inklusif.

Di pertandingan itu, Gibran hadir langsung dan ikut memperkuat timnya dalam pertandingan tersebut. Dia bermain satu tim dengan sejumlah tokoh nasional, pemuda lintas organisasi, hingga legenda sepak bola tanah air. Kehadiran mereka menjadi magnet tersendiri bagi peserta dan penonton.

Baca juga : Pemerintah Diminta Bijak

Sedangkan Tim Pemuda Muhammadiyah menurunkan skuad dari jajaran pimpinan pusat dan kader muda potensial. Mereka antara lain Gusman Fahrizal, Nur Sigit Nugroho, Radius Setiawan, hingga Muh. Syaltut. Semua pemain merupakan kader yang memiliki latar belakang kuat di dunia persepakbolaan.

Dzulfikar menyebut, pertandingan ini juga bagian dari misi membentuk ekosistem kepemudaan. Dia ingin para pemuda menjadi bagian dari solusi bangsa, bukan sekadar simbol. Pemuda harus menjadi kekuatan substantif yang memiliki visi dan kapasitas perubahan.

“Melalui olahraga, kita dorong lahirnya struktur kepemudaan yang adaptif, kompetitif, dan memiliki kesadaran sejarah atas tugas kebangsaan,” jelas Dzulfikar.

Baca juga : Mantan Dirut Sritex Pakai Uang Kredit Rp 692,9 Miliar

Sementara itu Sekretaris Jenderal PP Pemuda Muhammadiyah Najih Prastiyo mengingatkan pentingnya posisi pemuda dalam pembangunan. Menurutnya, Milad ke-93 menjadi momentum mengukuhkan kembali peran strategis generasi muda. Kata dia, Pemuda Muhammadiyah harus menjadi lokomotif kebijakan nasional yang berkeadilan.

“Pemuda Muhammadiyah hadir sebagai lokomotif kebijakan yang berorientasi pada keadilan sosial dan kedaulatan bangsa,” tegas Najih.

Tak ketinggalan, Gibran menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mempersatukan berbagai kalangan ini. Dia menilai semangat yang ditampilkan dalam pertandingan sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, pemuda harus terus menjadi kekuatan strategis bagi persatuan dan kemajuan Indonesia. “Jangan lelah bersatu, berkarya, dan bergembira,” tutup Gibran. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.