Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Masuknya sejumlah tokoh dari partai lain ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai berpotensi menambah peluang partai berlambang gajah itu menembus parlemen.
Teranyar Rusdi Masse Mappasessu (RMS) resmi bergabung menyusul rekannya dari NasDem, Ahmad Ali dan Bestari Barus.
Baca juga : 6.000 Jalan Berlubang di Jakarta Ancam Keselamatan Pengendara
Pendiri Cyrus Network, Hasan Nasbi mengatakan, peluang PSI tetap bergantung pada kerja keras dan konsistensi partai dalam membangun struktur serta mesin politik.
Dia menilai, kematangan PSI mulai terlihat dari dinamika internal dan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Makassar.
Baca juga : Pastikan Hidrasi Optimal dengan Amidis untuk Menjaga Kesehatan Ginjal
“Harus dibuktikan dengan kerja keras. Kalau mereka kerja keras kan peluang itu. Kalau dengan lihat Rakernas, hari ini kelihatan ya partai ini udah lebih matang ya sebagai partai politik, dan tentu itu bisa menambah peluang untuk bisa masuk parlemen,” kata Hasan di Makassar, Jumat (30/01/2026).
Meski demikian, Hasan mengingatkan, tantangan PSI untuk lolos ke parlemen tidak mudah. Dia menyoroti fakta sejak Pemilu 2014, belum ada partai politik baru yang berhasil menembus Senayan.
Baca juga : DPR Kecam Arogansi Aparat ke Penjual Es Gabus: Tak Cukup Hanya Dengan Minta Maaf
“Ya kan tantangan berproses sebagai partai itu nggak gampang. Dan sejak tahun 2014 terakhir belum ada partai baru yang masuk lagi ke parlemen. Yang ada, malah partai keluar dari parlemen. Nah, itu tantangannya untuk mecahin telur,” ujarnya.
Terkait spekulasi bergabungnya Joko Widodo ke PSI, Hasan menilai hal tersebut akan memberikan dampak elektoral, meski bukan faktor penentu tunggal. “Menambah peluang,” kata Hasan, singkat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya