Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra sekaligus Ketua MPR Ahmad Muzani mengapresiasi percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dia menilai, progres pembangunan menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan kunjungan terakhir pada 2024.
“Dulu banyak gedung masih dalam tahap perencanaan, seperti masjid IKN, rumah jabatan menteri, dan fasilitas lainnya. Sekarang kita lihat pembangunannya begitu cepat. Ini cukup mengejutkan. Kalau sudah seperti ini, IKN harus terus dilanjutkan,” kata Muzani, dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).
Muzani menegaskan, apresiasinya berbasis fakta seusai mengunjungi IKN, di Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (20/4/2026). Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto, Rusdi Kirana, Edy Soeparno, dan Hidayat Nur Wahid, serta Wakil Ketua DPD Tamsil Linrung.
"Pembangunan IKN mengalami lompatan pesat. Sejumlah infrastruktur penting seperti tempat ibadah, kantor otorita, Istana Wakil Presiden, hingga bandara IKN terus dikebut," ujarnya.
Baca juga : Haaland Bangga Bawa Man City Telikung Arsenal
Tak hanya itu, Muzani melanjutkan, pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif juga telah mendapat persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto dan mulai memasuki tahap pembangunan. Hal ini semakin memperkuat posisi IKN sebagai pusat Pemerintahan yang mencakup eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
“Artinya, rencana IKN menjadi ibu kota negara dengan pusat pemerintahan yang lengkap semakin pasti,” tegasnya.
Muzani berharap, target pemanfaatan IKN sebagai ibu kota negara pada 2028 dapat terealisasi. Dia mengatakan, pemindahan ibu kota dilakukan secara bertahap, baik dari sisi pembangunan fisik maupun kesiapan sumber daya manusia.
“Pemindahan dilakukan pelan tapi pasti. Itu menunjukkan adanya perencanaan yang matang,” ujarnya.
Baca juga : Narasi yang Mengaburkan
Terkait pembiayaan, Muzani memastikan, dukungan anggaran telah disetujui dan diharapkan mampu mengikuti kebutuhan pembangunan ke depan. Dia juga menyinggung rencana pembangunan fasilitas hunian bagi sekitar 732 anggota MPR, baik berupa apartemen maupun rumah tapak, yang desainnya telah disetujui Presiden.
“Saya kira gedungnya sangat membanggakan, mencerminkan arsitektur ketatanegaraan Indonesia,” tandasnya.
Muzani mengatakan, pembangunan IKN harus mencerminkan kemajuan sekaligus identitas arsitektur Nusantara, sejalan dengan arahan Presiden. Dia mengatakan, IKN merupakan gagasan Presiden ke-7 RI Jokowi yang kini dilanjutkan dan dituntaskan oleh Presiden Prabowo. "Megah, mewah, dan membanggakan," tandasnya.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi kepada MPR yang konsisten memantau pembangunan IKN. Dia mengatakan, Presiden telah menyetujui desain kawasan legislatif yang meliputi gedung MPR, DPR, dan DPD, serta kawasan yudikatif seperti Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi.
Baca juga : Lindungi Industri Penerbangan, Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Dihapus
“Saya berterima kasih kepada Pak Muzani dan jajaran MPR. Bapak-bapak adalah lembaga pertama yang mendarat di bandara IKN,” ujar Basuki.
Basuki memastikan, gedung sidang paripurna MPR akan kami selesaikan dalam dua tahun. Termasuk, kantor dan ruang staf untuk MPR, DPR, dan DPD. Dalam waktu dekat, Basuki juga berencana menghadap Presiden untuk membahas rencana pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke IKN.
“Saya akan meminta arahan Presiden terkait rencana pemindahan ASN ke IKN,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya