Dewan Pers

Dark/Light Mode

Sebagai Orang Kaya Dan Merasa Dirinya Patriot

Apa Yang Sudah Dilakukan Prabowo Untuk Rakyat Kecil?

Rabu, 20 Februari 2019 09:04 WIB
Capres 02 Prabowo Subianto (Foto: Twitter @prabowo)
Capres 02 Prabowo Subianto (Foto: Twitter @prabowo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Topik penguasaan lahan oleh Prabowo Subianto terus berlanjut. Wapres Jusuf Kalla sampai ikutan komentar. Sementara kubu Jokowi- Ma’ruf terus menantang. Jika benar seorang nasionalis dan patriot, beranikah Prabowo membagikan lahannya untuk rakyat kecil?

Urusan lahan ini ramai setelah Jokowi mengungkit hal tersebut,  dalam acara Debat Capres Jilid 2 di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (17/2).  Petahana mengatakan, Prabowo memiliki lahan seluas 220 ribu hektar di Kalimantan Timur dan 120 ribu hektar di Aceh. 

Berita Terkait : Sandiaga: Mungkin Yang Dimaksud Bukan Saya

Prabowo mengakui soal. Namun, ia memastikan status lahan itu adalah hak guna usaha (HGU) atau milik negara. Karena itu, Prabowo siap mengembalikan tanah tersebut apabila dibutuhkan. “Daripada jatuh ke orang asing, lebih baik saya yang kelola karena saya nasionalis dan patriot," ungkap Prabowo. 

JK menilai, kepemilikan lahan oleh Prabowo sudah sesuai aturan. Tak ada yang salah dan tak perlu dipermasalahkan. Soal lahan di Kaltim misalnya, JK mengakui pengurusan lahan tersebut dilakukan, saat ia menjadi wakil presiden di 2004. “Kebetulan waktu itu saya yang kasih," kata JK di kantornya, Selasa (19/2).

Berita Terkait : Candaan Prabowo Dianggap Menyakitkan

JK mengatakan, lahan itu awalnya berada di bawah pengawasan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) lantaran mengalami kredit macet di Bank Mandiri. Prabowo kemudian mendatangi JK untuk membeli lahan tersebut. JK pun mengizinkan, namun dengan syarat pembayaran dilakukan tunai. Harganya 150 juta dolar AS. "Saat itu, datang Pak Prabowo mau beli. Saya bilang, you beli tapi cash, tidak boleh utang. Dijawab siap. Dia akan beli dengan cash. Dibelilah itu,” cerita JK. 

JK pun mengaku langsung menghubungi Agus Martowardojo, yang saat itu menjabat Dirut Bank Mandiri. "Saya bilang, ini ada jenderal yang jadi pengusaha. Saya kasih tahu Agus. Kasih ini (lahan) tapi tunai, tidak boleh utang lagi," ucap JK. 

Berita Terkait : Sandi: Yang Penting Rakyat Bersama Kita

Sebelum Prabowo meminta kepemilikan lahan itu, JK telah menyampaikan pada Agus agar memberikan lahan itu kepada orang Indonesia. Sebab, saat itu ada warga Singapura dan Malaysia yang juga tertarik membeli lahan itu. “Daripada orang lain yang ambil, yang penting sesuai aturan dan dibayar cash. Saya tidak izinkan kalau tidak cash,” terang JK.

Soal lahan milik Prabowo di Aceh, JK mengaku tak tahu persis. Apa benar seperti diklaim Sandiaga Uno, lahan itu digunakan eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). "Saya tidak tahu detailnya. Tapi, memang kombatan itu kita ada perjanjian, ada kebijakan untuk memberikan 2 hektar untuk masing-masing kombatan yang kembali. Mungkin itu saya tidak tahu," kata JK.
 Selanjutnya