Dark/Light Mode

Serukan Kader Siaga 1

Hasto Minta Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Kasus Pelemparan Bom Molotov

Jumat, 7 Agustus 2020 19:57 WIB
Polisi tengah memeriksa kerusakan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur imbas pelemparan bom molotov. (Dok : DPP PDI Perjuangan)
Polisi tengah memeriksa kerusakan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur imbas pelemparan bom molotov. (Dok : DPP PDI Perjuangan)

RM.id  Rakyat Merdeka - DPP PDI Perjuangan menyerahkan proses penyelidikan dan penyidikan kasus pelemparan bom molotov yang ditujukan ke kantor DPC PDI Perjuangan di Cianjur kepada aparat kepolisian.

"DPP PDI Perjuangan mendesak, aparat penegak hukum bekerja secara profesional untuk menangani kasus pelemparan bom molotov ke kantor PDI Perjuangan," pinta Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Diungkapkan, kejadian di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur pada dinihari tadi sekitar pukul 02.04 WIB menyebabkan pintu masuk kantor dan kursi rusak terbakar. 

Baca juga : Komisi III DPR Minta Aparat Penegak Hukum Periksa Lurah Grogol Selatan

"Ini ketiga kalinya terjadi kasus pelemparan bom molotov di wilayah Jawa Barat. Ini aksi teror bagi demokrasi," kesal Hasto.

Menurutnya, PDI Perjuangan menduga persoalan ideologi menjadi motivasi dibalik serangan ke kantor Partai. 

Mengingat, kata dia, PDI Perjuangan yang paling kokoh dalam memperjuangkan semangat dan nilai-nilai Pancasila, tegaknya NKRI dan spirit kebhhinnekaan sebagai motto kehidupan bertoleransi yang telah hidup lebih 14 abad yang lalu di Bumi Nusantara.

Baca juga : Kader Dan Simpatisan Minta Kasus Pembakaran Bendera PDI Perjuangan Diusut Tuntas

Namun, Hasto menekankan bagi PDI Perjuangan, berbagai aksi serangan yang ditujukan ke Partai justru semakin membuat Partai semakin solid. Partai tidak akan mudah tunduk terhadap aksi-aksi teror tersebut. 

"Kita tetap solid. Kita fokus menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI yang akan digelar di tengah pandemi covid-19. Kita merah putihkan kantor Partai termasuk kantor Partai yang baru saja kena serangan bom molotov," tandasnya.

Hasto juga meminta seluruh kader dan simpatisan Partai khususnya di wilayah Jawa Barat untuk siaga 1 atas sejumlah pelemparan bom molotov ke kantor Partai. 

Baca juga : Panggil Ketua KPK, Mahfud MD Minta Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

"Semua harus siap siaga namun tetap juga menjaga ketenangan apalagi menjelang momen peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus," katanya. [FAZ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.