Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- PMI Manufaktur Juli Kembali Ekspansi, Kadin Minta Tren Positif Dijaga
- Taipei Open 2026, Kalahkan Malaysia, Ganda Garuda Juara
- Kapal Pertamina Patra Niaga Selamatkan 17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2
- Jasaraharja Putera Pastikan Perlindungan Bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II
- Kasus Bupati Pemalang, KPK Sita Moge hingga Emas dari Penggeledahan
Tak Setuju Dengan Usulan Surya Paloh
PAN Ngotot PT 4 Persen
Minggu, 15 November 2020 06:34 WIB
Sebelumnya
Viva juga menepis anggapan bahwa PAN khawatir apalagi takut tidak masuk ke Senayan jika PT dinaikkan hingga 7 persen.
“PAN siap menghadapi Pemilu 2024. Kami hanya ingin mengajak kepada seluruh komponen bangsa berpolitik secara akal sehat. Berpolitik yang memakai rasionalitas dengan menerapkan prinsip-prinsip demokrasi melalui keputusan politik,” pungkasnya.
Baca juga : Mau Liburan? Nih, Mister Aladin Tebar Diskon Hotel 40 Persen
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh penuh percaya diri soal usulan kenaikan PT sebesar 7 persen. Baginya, ini cara meningkatkan kualitas politik di Indonesia.
“Saat ini Partai Nasdem menawarkan kenaikan Parliamentary Threshold dari apa yang sudah kita miliki empat persen saat ini, dinaikkan menjadi tujuh persen,” ujar Paloh pada Peringatan HUT Ke-9 Partai Nasdem di Kampus Akademi Bela Negara (ABN), Pancoran, Jakarta Selatan, (11/10).
Baca juga : Tabungan Mabrur Mandiri Syariah Catat 2 Ribu Lebih Rekening
Paloh mengamini banyak yang mengkritik langkah Partai Nasdem ini. Bahkan, ada yang menyebut ini upaya main-main dari Partai Nasdem. Padahal, usulan ini bukan main-main. Tetapi, usaha sungguh-sungguh dengan kesadaran penuh.
Kenaikan PT 7 persen, katanya, dibutuhkan untuk menyederhanakan kehidupan partai politik Indonesia. Agar pendekatannya tak lagi berdasarkan aspek kuantitatif, tapi lebih melakukan pendekatan kualitatif. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya