Dark/Light Mode
Diingatkan Kisah Perang Uhud
Adik Prabowo Sudah Atur-atur Jatah Menteri
Sebelumnya
Ini bukan kali pertama tim Prabowo-Sandi mengumumkan soal menteri. Dalam kampanyenya di Bandung, Prabowo menyebut AHY dan eks Gubernur Jabar Ahmad Heryawan alias Aher akan duduk sebagai menteri di dalam kabinetnya.
Selain itu, eks Danjen Kopassus itu juga menyebut nama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Presiden PKS Sohibul Iman. Ada pula nama Sekjen PAN Eddy Soeparno dan Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, yang disebut Prabowo pantas jadi menteri.
Baca juga : Batalkan Sanksi, Trump : Korut Sudah Menderita
Dari kalangan profesional, ada nama Novel Baswedan dan Bambang Widjojanto, yang diapungkan menjadi calon jaksa agung. Ditemui di tempat terpisah, AHY menyatakan, jatah menteri belum penting dibicarakan saat ini.
“Kalau kita berbicara tentang jabatan menteri, berapa porsinya, di pos apa saja, maka ini khawatirnya justru akan melukai perasaan rakyat,” kata AHY, seperti dikutip Antara, Senin (1/4) malam.
Baca juga : Anies: Jangan Direndahkan, Mereka Saudara Kita Juga
AHY menegaskan, Demokrat saat ini fokus menghadapi Pemilu 2019. Baik pemilihan presiden maupun pemilihan anggota legislatif di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota.
Ketua DPP Demokrat Jansen Sitindaon mengaku belum tahu soal pembagian kursi menteri. Jansen menegaskan, Demokrat fokus memenangkan Prabowo-Sandi.
Baca juga : Prabowo Tegur Pendukung Sendiri
“Dia juga tentu tahu kan, siapa yang berjuang habis-habisan secara maksimal dalam pemilu ini,” selorohnya.
Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin menyebut, omongan Hashim soal bagi-bagi kursi menteri itu menunjukkan tujuan mereka berkuasa. “Memang tujuan mereka ingin berkuasa untuk bagi-bagi kursi menteri. Makin jelas kan kenapa ingin menang dengan berbagai cara?” sindir juru bicara TKN, Irma Suryani Chaniago.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.