Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Hal ini diamini Ketua Biro Pengembangan Diri, Bidang Perempuan Partai Gelora Indonesia, Tanti Lidia. Untuk meningkatkan kapasitas diri, ujarnya, kaum perempuan harus melakukan personal branding. “Ini penting sekali. Apalagi kalau kita berbinis. Kita akan kehilangan reputasi dan peluang bisnis kalau tidak mem-branding diri kita mulai sekarang,” ingatnya.
Medsos, terutama Instagram, lanjut Tanti, bisa digunakan untuk mem-branding diri. Tapi dengan catatan, memiliki follower (pengikut) yang banyak.
Baca juga : Zagreb Lolos 8 Besar, Pelatihnya Divonis Masuk Bui
“Kita harus rajin posting di Instagram untuk meningkatkan follower. Jangan posting yang tidak bermanfaat. Berikan juga like kepada folower. Jangan jutek-jutek kalau mau mem-branding diri,” tandasnya.
Selain itu, tambah Tanti, juga perlu memposting hal-hal yang bermanfaatkan, agar para follower dapat memberikan tanggapan terhadap yang diposting, bahwa sesungguhnya kita adalah seorang professional.
Baca juga : Geledah 4 Tempat Di Bandung Barat, KPK Sita Dokumen
“Di era digital revolusi 4.0, tantangan personal branding tidak sama dengan sebelumnya. Peradabannya sudah berubah,” pungkasnya. [RSM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya