Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila (PP) KPH Japto Soelistyo Soerjosoemarno memiliki keiinginan menghidupkan kembali Partai Patriot, partai politik yang kelahirannya dibidani PP.
Untuk mewujudkan itu, Japto menyerukan semua kader PP untuk terus melakukan rekruitmen anggota sebanyak-banyaknya. Diingatkannya, daerah yang sudah memiliki banyak anggota, jangan cepat puas.
Baca juga : Waspada, Jakarta Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir Malam Nanti
"Kita harus rekrut sebanyak mungkin, kita harus punya target, massa Pemuda Pancasila itu tidak hanya pengurus dan keluarganya, harus 10 juta di tahun 2024," ungkap Japto dalam acara Pleno I dan Rapat Koordinasi MPN PP, di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jum'at (2/4).
Jika PP bisa memiliki 10 juta anggota, lanjut Japto, bukan hal yang mustahil Partai Patriot dapat kembali mewarnai pentas politik nasional.
Baca juga : Genap Berusia 120 Tahun, Pegadaian Berbagi di Hari Jadi
Japto memberi isyarat serius atas rencananya menghidupkan kembali Partai Patriot. Ditegaskannya, pihaknya akan membahas hal tersebut di dalam Mubes pada tahun 2024. Mubes rencananya diadakan sebelum pelaksanaan Pemilu legislatif dan Pemilihan Presiden.
Sekadar informasi, Partai Patriot merupakan peserta pemilu 2009. Partai ini sebelumnya bernama Partai Patriot Pancasila pada pemilu 2004. Perubahan nama itu dilakukan agar bisa mengikuti proses verifikasi peserta pemilu 2009. SRF
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya