Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani Chaniago, menduga, Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana merupakan pendukung capres-cawapres 02 Prabowo-Sandi. Kecurigaan itu muncul dari masifnya pernyataan Yaza Azzahara mengenai surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia.
Kecurigaan TKN semakin kuat saat menemukan sebuah foto yang berisi sejumlah perempuan sedang berpose dua jari tanda dukungan ke Prabowo-Sandi di media sosial. Sosok seperti Yaza Azzahara ada dalam foto tersebut.
Baca juga : Jumlah Pemilih LN, Kuala Lumpur Nomor 1
"Ketua Panwaslu Malaysia tidak netral dan terindikasi pendukung 02. Dengan jejak digital ini, dapat dipastikan ada grand design untuk mendelegitimasi KPU dan Pemerintah," kata Irma dalam keterangan ke redaksi, Jumat (12/4).
Jika benar Yaza Azzahara pendukung 02, tentu temuan surat suara tercoblos juga perlu dicurigai. Irma pun berharap, publik tidak langsung percaya dengan temuan surat suara tercoblos tersebut.
Baca juga : Nasdem: Yang Takut Kalah Lakukan Cara Kotor
"Saya yakin, ini bagian dari itu (grand design untuk mendelegitimasi KPU dan Pemerintah). Mengingat masifnya statement-statement dilontarkan terkait dugaan-dugaan kecurangan yang tidak terbukti," ucapnya.
Irma menyebut, kubu capres-cawapres 02 takut kalah. "Pihak yang takut kalah sudah ancang-ancang bikin alibi dan giring opini publik," tandasnya. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya