Dark/Light Mode

Ajak Rakyat Bersatu Pasca Pilpres

Menhan: Sekarang Sudah Tidak Ada Lagi 01 Dan 02

Senin, 6 Mei 2019 05:15 WIB
Menteri Pertahanan RI Rymizard Ryacudu (tengah). (Foto: Istimewa).
Menteri Pertahanan RI Rymizard Ryacudu (tengah). (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
Dengan adanya silaturahmi ulama dan umaro dari kedua kubu diharapkan mendinginkan suasana pasca-pencoblosan.

“Mudah-mudahan dengan terselenggaranya giat silaturahmi tersebut wilayah Jakarta Barat tetap kondusif,” kata Suripto dalam sambutannya.

Menurutnya, silaturahmi sangat penting pasca pemilu untuk menciptakan situasi yang kondusif. Mengutip surat Ali Imron ayat 103, Suripno mengimbau masyarakat untuk kembali bersatu.

Baca juga : Mentan: Petarung Lahir Di Ombak Besar

“Yang terpenting kami sebagai bangsa Indonesia beragama Islam untuk menyatakan apa yang diperintah oleh Allah SWT untuk bersatu,” jelasnya.

Di tempat lain, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengajak masyarakat untuk tidak terpecah hanya karena hasil Pemilu 2019.

Menurut Haedar, masyarakat harus kembali bersatu dan seluruh tahapan proses pemilu harus dilaksanakan dengan konstitusional.

Baca juga : Butuh Menang Sekali Lagi

“Terbelahnya masyarakat cukup sampai pilihan 17 April. Setelah itu, tidak boleh ada lagi nomor 01 dan 02. Semuanya adalah rakyat Indonesia,” kata Haedar saat meresmikan Masjid AR Fakhrudin dan peluncuran pondok pesantren (Ponpes) Lansia di Desa Triharjo, Kecamatan Wates, Kulonprogo, Jawa Tengah, Minggu (5/5).

Sejak awal, kata Haedar, Muhammadiyah sudah memiliki sikap untuk selalu menggunakan dasar konstitusional dalam semua tahapan. Sehingga saat ini, merupakan saat yang paling tepat untuk mengawal hasil pemilu yang akan diumumkan pada 22 Mei 2019 mendatang.

Menurut Haedar, bagi pemenang agar tidak jumawa dan sombong dengan hasil yang diperoleh. Begitu juga dengan yang kalah harus bisa menerima dan tidak marah. Namun, KPU juga harus mampu menjalankan tugasnya secara adil, dan profesional.

Baca juga : Terima DPP Persatuan Bahasa Arab se-Indonesia, Menpora Ingin Ada Kampung Bahasa Arab

“Kalau KPU mampu menjalankan tugas dengan adil dan sebaik-baiknya dan profesonal, semua puhak akan terima,” ujar Haedar. [MHS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.