Dewan Pers

Dark/Light Mode

PDIP Berduka, Sabam Sirait Sosok Politisi Berintegritas Tinggi

Kamis, 30 September 2021 13:58 WIB
PolitIsi senior PDIP, Sabam Sirait
PolitIsi senior PDIP, Sabam Sirait

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Keanggotaan dan Organisasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP), PDI Perjuangan, Sukur H Nababan sangat berduka atas berpulangnya Sabam Sirait.

Politisi batak asal Siborong borong ini mengenang Samba Sirait sebagai sosok politisi senior yang berintegritas tinggi. Almarhum meninggal dunia pada usia 85 tahun di RS Siloam Karawaci, Rabu (29/9) pukul 22.37 WIB.

Berita Terkait : Harga Saham Lesu, Posisi Investasi Internasional RI Turun

“Terima kasih atas pengabdiannya dalam membangun bangsa ini. Damai bersama bapak di Surga,” tulis Sukur yang akrab disapa SN ini dalam akun instagram pribadinya, Kamis (30/9).

 Ayah politisi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait ini meninggalkan istri, empat anak, dan delapan cucu. Sabam Sirait yang pernah mendapatkan penghargaan Bintang Mahaputra Utama dari Presiden Jokowi pada tahun 2015, lahir di Pulau Simardan, Tanjungbalai, Sumatra Utara, pada 13 Oktober 1936.

Berita Terkait : PUPR Berharap Program Perumahan Di Kawasan Kumuh Bisa Terintegrasi

Dalam karier politiknya, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI sekaligus pendiri PDIP ini pernah menjadi anggota DPR Gotong Royong (DPR-GR) periode 1967-1973, anggota DPR periode 1973-1982, anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) periode 1983-1993 dan anggota DPR periode 1992-2009.

Selain itu, Sabam Siarait  juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Kristen Indonesia (Parkindo), periode 1963-1967. Kemudian, Ia resmi menjadi Sekjen pada 1967-1973. Pada 10 Januari 1973, Sabam ikut mendirikan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dan menjadi Sekjen partai tersebut selama tiga periode dari 1973 hingga 1986.[MFA]