Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Pelatihan Jurkam
Kemarin, empat parpol pendukung Ganjar menggelar pelatihan jurkam nasional di Jakarta. Pada pelatihan ini ada 300 peserta dari perwakilan PDIP, PPP, Perindo, Hanura, dan utusan relawan Ganjar. Acara ini dibuka oleh Plt Ketua Umum PPP Mardiono. Hadir juga Hasto dan Ganjar.
Baca juga : Pena Mas Ganjar Gelar Pembinaan UMKM Dan Senam Sehat Di Solo
Hasto mengatakan, pelatihan jurkam ini diharapkan mampu memperkuat kampanye Ganjar tanpa harus melakukan black campaign. Menurutnya, usia para jurkam berasal dari kalangan muda. “Kenapa yang muda? Karena target pemilih kami anak muda,” kata Hasto.
Hasto menambahkan, Presiden Jokowi telah menugaskan tujuh orang untuk memenangkan Ganjar. Ketujuh orang ini tergabung dalam Tim 7.
Baca juga : Srikandi Ganjar Gelar Pelatihan Pembuatan Kue Bagea Di Donggala
Meski begitu, Hasto enggan membocorkan nama-nama yang ada di dalam tim itu.
Lalu apa tanggapan Ganjar? Gubernur Jawa Tengah itu berpesan kepada para jurkam untuk mengedepankan validitas data. Pertama, tidak menyebarkan hoax. Kedua, tampilkan data yang apa adanya. “Sebab tidak ada manusia yang sempurna,” imbuhnya.
Baca juga : Kajol Dukung Ganjar Gelar Bedah Basecamp Di Cirebon
Dia juga meminta, kepada para jurkam untuk fokus menyampaikan ide dan gagasan yang akan dibawa jika terpilih jadi presiden nanti. Dengan begitu, proses berbangsa dan bernegara bisa berjalan secara optimal.
Terakhir, ia meminta, para relawan tidak melakukan politik identitas. Sebab, imbasnya adalah masyarakat akan terpecah belah dan menimbulkan keributan yang merusak sistem demokrasi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya