Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Republik Indonesia (RI) diharapkan menjadi momentum untuk memerdekakan diri dari politik uang dan tekanan politik pada Pemilu 2024.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari mengatakan, Hari Kemerdekaan 17 Agustus 1945 merupakan momentum sejarah yang sangat bermakna bagi bangsa Indonesia. Saat ini, peringatan HUT RI menjadi momentum kebebasan warga negara menggunakan hak pilihnya dalam menentukan pemimpin bangsa.
“Ketika kita menggunakan hak pilih, berarti sedang menggunakan hak untuk menentukan nasib di masa depan,” ujar Hasyim dalam keterangannya, kemarin.
Baca juga : Merdeka Dari Polusi Udara
Menurut Hasyim, melalui pemilu, warga negara akan menggunakan hak pilihnya dalam menentukan sosok yang mengisi jabatan kenegaraan, seperti presiden dan wakil presiden.
Sesuai amanat konstitusi, sistem pemerintahan di Indonesia adalah presidensial. Dalam sistem ini, presiden akan menduduki jabatan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.
“Dengan sistem ini, presiden dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilu. Berbeda dengan sistem pemerintahan parlementer yang memilih kepala eksekutif itu adalah parlemen,” jelas Hasyim.
Baca juga : Pesan Kapolri Pada HUT Ke-78 RI: Rajut Persatuan Dan Kesatuan
Hasyim melanjutkan, masyarakat juga akan memilih anggota DPR, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), anggota DPRD provinsi, dan kabupaten/kota. Para anggota legislatif terpilih akan menjadi wakil rakyat dalam menyuarakan kepentingan. Baik ketika menyusun regulasi maupun mengevaluasi kinerja Pemerintah.
Hasyim mengimbau, seluruh warga negara menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari 2024. Sebab, menggunakan hak pilih merupakan bagian dari perjuangan untuk menentukan arah bangsa untuk lima tahun ke depan.
“Mereka yang terpilih sebagai kepala negara dan wakil rakyat akan menentukan nasib kita dalam lima tahun ke depan,” katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya