Dark/Light Mode

Blusukan Ke Kostan Semasa Kuliah

Ganjar Kenang Perjuangan Saat Belajar Di Kota Gudeg

Jumat, 17 November 2023 07:30 WIB
Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo napak tilas ke tem­pat kos saat dia masih SMA di Kelurahan Klitren, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta. (Foto: Ist)
Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo napak tilas ke tem­pat kos saat dia masih SMA di Kelurahan Klitren, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - “Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu...” Penggalan bait lagu Yogyakarta yang dinyanyikan Kla Project itu bisa menggambarkan suasana Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo saat dia kembali ke Kota Gudeg itu.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu, kemarin, menyusuri sudut-sudut Yogyakarta. Kota tempat dia digembleng. Kota yang bagi Ganjar penuh kenangan perjuangan.

Baca juga : Relawan Mak Ganjar Adakan Pelatihan Kreasi Baju Anak Di Pasuruan

Salah satu kawasan yang di­kunjunginya adalah rumah kos, tempat dia tinggal dulu selama menimba ilmu di Kota Pelajar ini. Lokasinya di kampung padat penduduk. Ganjar dan sedikit rombongan, menyusuri gang-gang sempit menuju kost-kostannya dahulu.

Ganjar yang memakai kaos oblong hitam, napak tilas ke tem­pat kos saat dia masih SMA di Kelurahan Klitren, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Baca juga : Relawan Kajol Ganjar Edukasi Penanganan Pertama Kecelakaan Lalin Ke Driver Ojol

Capres nomor urut tiga itu ber­jalan melintasi lorong-lorong ja­lan dan gang sempit. Kehadiran Ganjar bikin heboh warga yang ingin salaman dan foto bersama. Ganjar dengan ramah menyapa dan meladeni keinginan warga.

Sesampainya di kosnya dulu, Ganjar bertemu dengan sang pemilik. Meminta izin masuk ke rumah dan mengenang masa lalu. Dia menengok tempat cuci baju, kamar mandi, juga kamar tidurnya yang berukuran 2x3.

Baca juga : Ruang Kerja Disegel KPK, Pius Lustrilanang Tengah Berada Di Korsel

Suami dari Siti Atiqoh ini menyebut, ada beberapa bagian rumah yang hilang. "Meski be­berapa bagian rumah telah hilang, tapi kenangan ngekos di sini tak akan pernah hilang," ucapnya.

Ganjar pun teringat kenangan penuh perjuangan bersama dua saudaranya tinggal di rumah ini. Saat ini, kamar yang ditempatinya bersama saudaranya, sudah ditem­pati orang. Salah satu pelajaran menjadi anak kos, yakni hidup penuh kesederhanaan. "Dulu ka­lau mau sekolah jalan kaki karena tidak punya motor," ucapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.