Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Buntut Dukung Prabowo-Gibran
Pengamat: Bobby Nasution Dipecat, Suara PDIP Di Sumut Terancam Tergerus
Kamis, 16 November 2023 18:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pengamat Komunikasi Politik, Arifki Chaniago menilai, pemecatan Bobby Nasution berpotensi menggerus suara PDIP di Provinsi Sumatra Utara (Sumut). Pasalnya, menantu Presiden Jokowi itu memiliki tingkat akseptabilitas tinggi di wilayah tersebut.
Seperti diketahui, PDIP resmi memecat Bobby Nasution usai mendeklarasikan dukungan untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Baca juga : Bobby: Semoga Aman Ini Barang, Pak...
“Dalam beberapa survei terakhir di Sumatra Utara, tingkat akseptabilitas dan elektabilitas Bobby Nasution ini cukup tinggi, sehingga ini bisa jadi faktor yang merongrong basis-basis pemilih PDIP,” ungkap Arifki di Jakarta, Rabu (15/11/2023).
Arifki juga menilai, potensi tergerusnya suara PDIP juga disebabkan oleh tingginya tingkat kepuasaan publik terhadap Presiden Jokowi.
Baca juga : Elektabilitas Prabowo-Gibran Turun, Bukti Rakyat Telah Kecewa
Tindakan PDIP berpotensi memicu kekecewaan pemilih Jokowi, karena partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu memecat menantu Jokowi sebagai kader.
Arifki menilai, ada peluang migrasi pemilih Jokowi di PDIP ke Prabowo-Gibran.
Baca juga : Bepro DKI Fokus Kegiatan Sosial Dan Jaga Persatuan Anak Bangsa
"Pendukung loyal Pak Jokowi banyak. Jika menantunya dipecat sebagai kader, pesan politiknya makin terbuka. Keluarga Jokowi mulai dipisahkan dari PDIP. Ini bakal berdampak dengan keluarnya pendukung Bobby atau mungkin Jokowi dari PDIP," beber Arifki.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya