Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cerita Sudaryono Usulkan Hapus Kartu Tani Ke Prabowo Demi Sejahterakan Petani
Sabtu, 13 Juli 2024 14:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Tani Merdeka Sudaryono yang kini tengah digadang-gadang menjadi Calon Gubernur Jawa Tengah Sudaryono mengatakan, dirinya sudah menyampaikan secara langsung sejumlah persoalan yang dihadapi para petani kepada presiden terpilih Prabowo Subianto.
Sudaryono yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah ini mengatakan, masalah para petani yang disampaikan kepada Prabowo antara lain, soal Kartu Tani yang menghambat para petani mendapat pupuk subsidi. Ia pun mengusulkan Kartu Tani dihapus.
Masalah lain, terkait percepatan infrastruktur pertanian sampai tata kelola rantai nilai hasil pertanian.
Semua ini disampaikan kepada Prabowo secara langsung, jauh hari sebelum dirinya didapuk menjadi Ketua Umum Tani Merdeka.
"Urusan pupuk, kartu tani dan sebagainya sudah saya sampaikan ke Pak Prabowo dari jauh-jauh hari," kata Sudaryono di hadapan ribuan petani saat didapuk menjadi Ketua Umum Tani Merdeka dikutip dari postingan akun instagramnya @sudaru_sudaryono, Sabtu (13/7/2024).
Baca juga : Prabowo Disiplin Dan Prudent Kelola Fiskal
Mendengar keluhan itu, kata Sudaryono, Prabowo bersama wakilnya, Gibran Rakabuming Raka, berjanji akan menyelesaikan masalah ini.
Hal itu masuk dalam visi misi Prabowo-Gibran saat Pilpres 2024, yakni mensejahterakan para petani.
"Dan beliau menyanggupi bahwa pupuk harus tersedia, distribusinya tidak dipersulit dan petani harus mendapatkan distribusi pupuk itu dengan jumlah yang sesuai dan langsung tanpa mekanisme yang ribet," ungkapnya.
Semua itu dilakukan oleh Sudaryono yang kini mendapat banyak dukungan untuk maju pada Pilgub Jateng ini semata-mata adalah untuk kesejahteraan para petani, khususnya di Jawa Tengah.
Sebagai pimpinan Partai Gerindra di Jateng, Sudaryono menegaskan akan mengawal visi misi Prabowo-Gibran.
Baca juga : Ekonom: Makan Bergizi Di Sekolah Efektif Sejahterakan Rakyat
"Saya kira (kesejahteraan) itu yang menjadi harapan semua para petani. Termasuk para petani di Jawa Tengah," terang Sudaryono.
Sudaryono mengatakan, dirinya berani menyampaikan masalah ini secara langsung kepada Prabowo karena ia sangat mengetahui komitmennya terhadap kesejahteraan rakyat Indonesia, termasuk para petani.
"Saya tahu buku bacaannya Pak Prabowo, saya tahu apa yang menjadi cita-cita beliau dan saya sendiri berasal dari keluarga petani, bapak saya petani," tutur Sudaryono, yang juga mantan asisten pribadi Prabowo Subianto sejak 2010 sampai dengan 2014 ini.
Dalam kesempatan ini ia mengatakan, berani memberikan usul penghapusan Kartu Tani ini karena sudah mendengar aspirasi dari para petani.
Dia menilai, Kartu Tani tidak memberikan solusi, terapi justru mempersulit petani mendapat pupuk subsidi.
Baca juga : Borong Hasil Tani, TNI Tegaskan Komitmen Sejahterakan Papua
"Saya sudah keliling dari Magelang, Brebes, Pemalang, sampai Blora, semua mengeluhkan distribusi pupuk dan distribusi panen," ungkap Sudaryono.
Dia berharap, ke depan Tani Merdeka menjadi mitra pemerintah dalam membangun ketahanan pangan nasional.
"Jadi memotong rantai distribusi, dan seterusnya, monggo silahkan," ucapnya.
"Saya tidak janji muluk-muluk. Tapi, menurut saya ini adalah perjuangan suci, perjuangan mulia, bagaimana memberdayakan kawan-kawan kita yang ada di desa-desa," tandas Sudaryono.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya