Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Selain itu, penilaian masyarakat terhadap semua bakal Cagub Gorontalo belum ada yang memiliki pengalaman memimpin di tingkatan Provinsi Gorontalo. Sementara calon gubernur lainya hanya memiliki pengalaman sebatas bupati dan mantan anggota DPR RI.
Selain itu, survei menunjukkan bahwa masyarakat Gorontalo tidak menginginkan dinasti politik untuk berkuasa lagi. Hal ini tergambar dengan tingkat elektabilitasjarnya istri mantan gubernur Gorontalo Ida Syahida yang sangat rendah.
Baca juga : Survei LKPI: Warga Yalimo Dukung Nahor Nekwek Jadi Bupati Lagi
Pakar komunikasi politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai, masyarakat Gorontalo telah dewasa dan tidak menginginkan politik dinasti.
"Dengan demikian terjadi demokrasi yang sehat dan berkualitas. Biarkan masyarakat yang memilih para calon-calon kepala daerah yang di kehendaki rakyat," ujarnya.
Baca juga : Survei LKPI: Elektabilitas Jan Maringka Pepet Elly Lasut Di Pilgub Sulut
Survei dilakukan mulai 26 Juni-6 Juli 2024 dengan sample digunakan sebanyak 1.200 responden. Batas toleransi kesalahan survei (margin of error) sebesar +/- 2,83 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei ini mengambil sampel terpilih di 5 Kabupaten dan 1 kota di Gorontalo. Sedangkan responden terpilih berusia minum 17 tahun atau sudah memenuhi syarat sebagai pemilih.
Baca juga : Sosok Pemimpin Berprestasi, PKS Resmi Usung Anies-Sohibul Maju Di Pilgub Jakarta
Proses pengumpulan data dilaksanakan melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Sampel dipilih sepenuhnya menggunakan metoda penarikan sampel acak bertingkat. Perihal ini, pewawancara mendatangi nama-nama responden yang menggunakan hak pilihnya tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya