Dark/Light Mode

Minim Peminat & Tidak Penuhi Syarat

Malang Dan Pacitan Defisit Petugas KPPS

Minggu, 6 Oktober 2024 07:30 WIB
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur Eka Wisnu Wardhana
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur Eka Wisnu Wardhana

RM.id  Rakyat Merdeka - Kabupaten Malang dan Kabupaten Pacitan masih kekurangan pendaftar calon petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Masyarakat di dua kabupaten ini sepertinya kurang tertarik ngurusin pilkada.

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Jatim Eka Wisnu Wardhana membeberkan, Kabupaten Pacitan membutuhkan 7.028 petugas KPPS. Saat ini yang mendaftar baru 5.960 orang.

“Sedangkan Kabupaten Malang, dari kebutuhan sebanyak 28.294 orang petugas KPPS, ba­ru ada 27.723 orang pendaftar,” kata Wisnu dalam keterangannya, Sabtu (5/10/2024).

Wisnu membeberkan, pihaknya akan melakukan beberapa strategi untuk memenuhi keterbutuhan petugas KPPS di dua kabupaten tersebut. Di antaranya, penunjukan langsungun­tuk mengisi kekurangan petugas KPPS dan kerja sama dengan to­koh masyarakat di desa tersebut.

“Kami akan bergerak cepat melakukan kerja sama dengan lembaga pendidikan, sekolah, kampus, yayasan pendidikan, penggiat pemilu, dan organisasi kemasyarakatan,” ujarnya.

Baca juga : Budi Arie: Perangi Judol

Dia yakin, dua strategi terse­but akan mampu mengisi defisit petugas KPPS di Kabupaten Malang dan Kabupaten Pacitan. Wisnu menjelaskan, beberapahal yang membuat jumlah pendaftar calon petugas KPPS di dua kabupaten tersebut tidak memenuhi kuota.

Di Kabupaten Malang, beber Wisnu, usia pendaftar banyak yang tidak memenuhi syarat, padahal syarat usia yang ditentukan mulai 17 hingga 55 tahun. Kata dia, usia para pendaftar di bawah persyaratan atau melebihi dari ketentuan.

“Di Pacitan, memang animo masyarakat yang kurang. Setiap pelaksanaan pemilu jumlah pendaftar selalu kurang,” bebernya.

Wisnu mengatakan, total kebutuhan petugas KPPS di Pilkada Jatim sebanyak 425.166 orang untuk ditempatkan di 60.751 TPS. Setiap TPS, kata dia, akan ditempatkan sebanyak 7 orang petugas KPPS.

“Untuk honor anggota KPPS selama pilkada sekitar Rp 850 ribu. Sedangkan Ketua KPPS Rp 900 ribu,” ujarnya.

Baca juga : Demokrat Berharap AHY Bisa Jadi Menko

Dia berkeyakinan, proses rekrutmen petugas KPPS bisa berjalan lancar sampai waktu yang ditentukan. Apalagi, kata dia, waktu pelantikan petugas KPPS masih lama atau hingga 7 November 2024.

Terkait logistik Pilkada serentak di Jatim, Anggota KPU Jatim, Miftahur Rozak memas­tikan, proses pendistribusian logistik tahap pertama telah berjalan dengan lancar. Dia mengatakan, jika pun ada hambatan, pada 11 atau 12 Oktober 2024 surat suara untuk Pilgub Jatim mulai bisa dicetak.

“Masih menunggu finalisasi hasil koordinasi dengan pihak terkait. Utamanya, perusahaan percetakan yang ditunjuk,” kata Rozak dalam keterangannya, Sabtu (5/10/2024).

Rozak memastikan, proses pencetakan surat suara telah melakukan lelang melalui e-Katalog dan sesuai ketentuan. Untuk kebutuhan logistik pada Pilkada Jatim 2024, kata dia, disesuaikan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 31.280.418 pemilih.

“Tahapan awal pengadaan logistik untuk Pilkada 2024 ini bertujuan menjamin kelancaran dan efisiensi proses pilkada supaya berjalan lancar dan kon­dusif,” ujarnya.

Baca juga : Berantas Kasus Kekerasan Di Pesantren, Evaluasi Sistem Pendidikan

“Kami berkolaborasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP),” sambung Kepala Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim ini.

Untuk surat suara, Rozak mengatakan, akan dicetak sebanyak 32.088.910 lembar. Kata dia, jumlah itu merupakan jumlah total DPT ditambah plus 2,5 persen cadangan. Jumlah surat suara ini khusus untuk Pilgub Jatim saja.

“Logistik pilkada yang sudah didistribusikan ke kabupaten/kota dari penyedia baru lima jenis. Yaitu, kotak suara, bilik, tinta, kabel ties, dan segel,” katanya.

Sebagai informasi, pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 berlangsung pada 27 November dan penghitungan suara serta rekapitulasihasil penghitungan suara, pada 27 November hingga 16 Desember 2024.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.