Dark/Light Mode

Poros Muda Indonesia Gelar Aksi Serukan Pilkada Damai Tanpa Provokasi

Jumat, 18 Oktober 2024 05:45 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Mahasiswa dari sejumlah kampus di Jabodetabek menggelar aksi menyerukan pilkada damai. Seruan damai tersebut, disampaikan di Sekretariat Poros Muda Indonesia.

Ketua DPP Poros Muda Indonesia Frans Freddy mengatakan seruan damai kebangsaan bertajuk 'Deklarasi Pilkada Damai Anti Hoax' itu merupakan bukti dan tekad untuk menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

"Aksi kami hari ini mencerminkan semangat persatuan, hingga menyoroti peran vital pemuda dan mahasiswa sebagai garda terdepan dalam mewujudkan pemilu yang damai, jujur, dan adil," kata Frans saat ditemui di Sekretariat Poros Muda Indonesia, Kamis (17/10/2024).

Baca juga : Menko Polhukam: Nasib Bangsa Indonesia Ditentukan Peran Mahasiswa

Dia meyakini, masa depan negara Indonesia ada pada partisipasi para pemuda secara aktif. Begitu juga dari seluruh elemen masyarakat.

Frans mengajak masyarakat untuk bersama-sama menggunakan hak pilih pada Pemilu 2024. Karena mencoblos secara bermartabat akan memberikan harapan baru bagi Tanah Air.

"Secara esensi, pemilu adalah momentum dan ujian bagi seluruh elemen bangsa, seberapa jauh nilai-nilai demokrasi telah menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia, sekaligus menjadi proses pembelajaran dalam rangka pendewasaan bangsa," ujarnya.

Baca juga : Bey Machmudin Apresiasi Festival Drama Basa Sunda

Nilai demokrasi, sambung dia, yang dimaksud yakni merampungkan perselisihan secara damai dan sukarela.

Lalu, menjamin terjadinya perubahan secara damai, pergantian penguasa dengan teratur, hingga adanya pengakuan terhadap nilai keberagaman, pengakuan, dan jaminan atas tegaknya keadilan.

Berikut beberapa poin yang diserukan dalam aksi tersebut:

Baca juga : Ini Makna Wisata Religi, Sejarah Dan Ziarah Di Tanah Pusaka

1. Pemilu damai tanpa provokasi, ini menjadi penting untuk diketahui oleh seluruh anak bangsa, seluruh elemen masyarakat agar tidak menjadikan pemilu sebagai sebab atau pun menjadikan pemilu pemecah belah bangsa.

2. Kami sadar bahwa bangsa kita ini didirikan tidak mudah, banyak pengorbanan pahlawan kita hari ini. Kami mendesak dan menyerukan generasi bangsa, mahasiswa dan elemen seluruh masyarakat untuk mengutamakan persatuan dan kesatuan.

3. Mendesak pada seluruh pejabat negara untuk berpedoman selalu berada di jalur jalur Pancasila dan UU dasar 1945.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.