Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Survei WRC: Elektabilitas Melki-Johni Tertinggi Di Pilkada NTT
Kamis, 21 November 2024 13:44 WIB
Sebelumnya
Dedi Rohman mengungkapkan, hasil survei juga menunjukan sebaran keterpilihan pada ketiga pasangan calon Kepala Daerah di tiap Kota/Kabupaten di NTT. Melki-Johni mendominasi.
Di ataranya, Kab Kupang Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (17,1 persen) Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma (30,3 persen) Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (49,2 persen).
Baca juga : Survei GRC: Rudy Masud-Seno Aji Kian Melejit Di Pilkada Kaltim
Sementara itu, Pengamat Sosial Politik Universitas Nusa Cendana (Undana) NTT Lasarus Jeramus menilai, terdapat dua faktor penting di balik keunggulan Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma.
"Faktor utama adalah elektoral Melki sangat tinggi. Yang kedua posisi Melki sekarang sangat strategis, karena menjadi salah satu pimpinan di Partai Golkar," ujar Lasarus.
Baca juga : Survei LPMM: Helldy-Alawi Kalahkan Paslon Lain Di Pilkada Kota Cilegon
Hal ini, lanjutnya, mempengaruhi variabel lain. Terutama kinerja Melki merealisasikan programnya selama ini. Seperti pada masalah kesehatan di NTT. banyak pihak menilai sangat bagus dan nyata hasilnya dirasakan masyarakat.
"Yang paling penting itu masyarakat melihat bukti, bukan seperti elit-elit politik, kalau ini masyarakat melihat langsung dan merasakan. Saya kira Melki tepat memanfaatkan isu kesehatan dan kerja nyata untuk masyarakat NTT," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya