Dark/Light Mode

Citra Institute

Pilkada Jakarta Masih Mungkin 2 Putaran, RK-Suswono Berpeluang Menang

Kamis, 28 November 2024 22:45 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan mengatakan, masih ada kemungkinan Pilkada Jakarta akan berlangsung dua putaran.

Dia menyampaikan, meskipun rekapitulasi di tingkat TPS sudah 100 persen, tetapi KPU DKI Jakarta belum mengumumkan secara resmi hasil Pilkada Jakarta.

“Meskipun seluruh TPS se-DKI Jakarta saat ini sudah selesai mengunggah foto C Hasil rekapitulasi 100 persen, namun KPU DKI Jakarta belum mengumumkan resmi hasil Pilkada,” kata Yusak dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (28/11/2024).

Dia berpandangan, hasil quick count atau hitung cepat dari beberapa lembaga survei tidak bersifat final karena masih dalam batas margin of error (MoE).

“Hasil quick count sejumlah lembaga yang menempatkan kemenangan Pramono-Rano saya kira masih dalam batas margin error,” jelas Yusak.

Selain itu, Yusak mengatakan, hasil dari hitung cepat perolehan suara antara pasangan Pramono Anung-Rano Karno dengan pasangan Ridwan Kamil-Suswono tidak terpaut jauh.

“Selisihnya sangat tipis dari syarat menang satu putaran sebagaimana diatur dalam Pasal 10 ayat (2) UU No. 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta yaitu lebih dari 50 persen,” tutur Yusak.

Baca juga : Ketum Solmet Yakin Pilkada Jakarta Berlangsung 2 Putaran

Melihat dari hal tersebut, Yusak berpandangan masih terbuka peluang Pilkada Jakarta akan berlangsung dua putaran.

“Jadi potensi berlangsungnya dua putaran saya kira masih terbuka,” kata Yusak.

Yusak menyebutkan, deklarasi kemenangan yang dilakukan pasangan Pramono Anung-Rano Karno masih terlalu dini.

Sebab, KPU DKI Jakarta belum melakukan koreksi terhadap rekapitulasi di tingkat kecamatan.

“Deklarasi kemenangan Pramono-Rano sebesar 50,07 persen, saya kira terlalu dini karena masih ada ruang terjadinya proses koreksi di tingkat kecamatan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK),” ucapnya.

“Jadi masyarakat Jakarta sebaiknya bersabar menunggu proses rekapitulasi suara selesai,” tambah dia.

Yusak menjelaskan, saat ini sepatutnya pasangan calon maupun masyarakat menunggu hasil rekapitulasi berjenjang yang dilakukan KPU.

Baca juga : SMRC: Pilkada Jakarta Belum Pasti 1 Atau 2 Putaran, Ini Alasannya

“Acuannya saya kira adalah hasil rekapitulasi suara secara berjenjang dari tingkat TPS, Kecamatan, Kabupaten/Kota, hingga Provinsi,” ujar Yusak.

“Biarlah KPU melaksanakan tugasnya hingga selesai tanpa ada tekanan psikologis tertentu,” sambungnya. 

Apalagi, lanjut Yusak, KPU DKI Jakarta telah menegaskan tidak mengeluarkan hasil penghitungan Pilkada Jakarta 2024 berupa real count ataupun quick count.

“Data yang dipublikasikan pada Sirekap KPU hanya dokumen C hasil,” jelas Yusak.

Yusak menambahkan, jika Pilkada Jakarta berlangsung dua putaran, pasangan Ridwan Kamil-Suswono masih berpeluang untuk menang.

“Jika Pilkada Jakarta berlangsung dua putaran, saya kira masih ada peluang bagi pasangan RK-Suswono untuk menang,” ungkap Yusak.

Dia mengatakan, pasangan Ridwan Kamil-Suswono tentu akan mengubah strategi pemenangannya jika dua putaran.

Baca juga : Haris Rusly Moti Yakin Pilkada Jakarta Berpeluang 2 Putaran

Dulu di Pilkada 2017, kata Yusak, Anies-Sandi kalah di putaran pertama, tapi menang di putaran kedua melawan Ahok-Djarot.

“Jadi masih dimungkinkan terjadinya perubahan peta dalam putaran kedua. Apalagi jika terjadi turbulensi politik besar yang mempengaruhi persepsi pemilih dalam putaran kedua,” beber Yusak.

Potensi kemenangan pasangan calon yang diusung Koalisi Indonesia Maju di daerah-daerah strategis seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sumatera Utara, akan menjadi energi positif bagi Ridwan Kamil-Suswono untuk menyatukan kekuatan di putaran kedua Pilkada Jakarta.

“Saya kira akan menjadi energi positif bagi pasangan RK-Suswono dan timnya untuk lebih mengkonsolidasikan kekuatan politiknya di Jakarta,” pungkas Yusak.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.