Dark/Light Mode
Ditetapkan Sebagai Gubernur-Wagub Terpilih 9 Januari
Pram-Rano Selangkah Lagi Masuk Balaikota
Sebelumnya
“Selanjutnya akan dilakukan proses pelantikan yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat,” ujar Dodi.
Untuk diketahui, sebelumnya, Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy Karsayuda mengatakan, pelantikan kepala daerah akan diundur di Maret 2025 dengan alasan menunggu hasil sengketa Pilkada 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) rampung.
Menanggapi hal itu, Dodi mengatakan, jika ada penundaan tanggal pelantikan, akan diikuti dengan perubahan aturan dan penetapan tanggal baru untuk pelaksanaan pelantikan kepala daerah tingkat provinsi. Namun, ia menegaskan, hingga kini keputusan resminya belum diberlakukan dan disosialisasikan kepada KPUD.
Baca juga : Merebak Di China, Virus HMPV Dipantau Pemerintah
“Apakah ke depan mau ada revisi? tentu kami serahkan ke Pemerintah pusat,” tukasnya.
Sementara itu, Pramono mengungkapkan, rasa syukur setelah menerima undangan penetapan gubernur Jakarta dari KPUD Jakarta.
“Alhamdulillah, menerima undangan penetapan gubernur Jakarta dari Ketua KPUD Jakarta Wahyu Dinata bersama jajarannya di kediaman saya,” tulis Pramono di akun Instagramnya.
Baca juga : Capres Independen Dibunyikan Senator
Mantan Sekretaris Kabinet ini mengatakan, penetapan tersebut akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Jika proses penetapan berjalan lancar, DPRD Jakarta akan mengusulkan pengesahan calon terpilih sebelum proses pelantikan dilakukan. “Selanjutnya, baru akan dilakukan proses pelantikan. Bismillah,” sebutnya.
Terpisah, Juru Bicara Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Pramono-Rano, Iwan Tarigan menegaskan, pihaknya tak mau ambil pusing dengan jadwal pelantikan yang belum pasti. Saat ini, pihaknya tengah fokus mempersiapkan Tim Transisi agar program 100 hari kerja bisa berjalan tepat waktu dan sesuai dengan visi misinya.
Tercatat, ada 11 sektor yang bakal digenjot Pramono-Doel. Antara lain pengembalian warga Kampung Bayam ke Kampung Susun di kawasan Jakarta International Stadium (JIS), mengupayakan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) bisa masuk wisata edukasi gratis, menghadirkan kantor pengurusan KJP dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) di setiap kecamatan.
Baca juga : Dimulai Hari Ini, Makan Bergizi Gratis Digelar Di 26 Provinsi
Selain itu, dari sektor kesehatan ada sarapan gratis dan home service lansia. Kemudian membuat Benyamin S Award dan melanjutkan program bantuan operasional tempat ibadah untuk bantu guru, Pangan: Kontrak Farming,” pungkasnya. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.