Dark/Light Mode

Eri-Armuji Targetkan Surabaya Jadi Kota Percontohan Toleransi

Senin, 7 Desember 2020 03:49 WIB
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi-Armuji. (Foto: ist)
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi-Armuji. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi-Armuji berkomitmen merangkul semua agama dan golongan di Surabaya. Eri mengatakan, keragaman dan perbedaan kultur yang ada bisa dijadikan modal untuk membangun Kota Pahlawan itu. 

"Keragaman sosial dan agama sekaligus menjadi kekuatan dalam membangun kota, karena itu saya pastikan kami akan memastikan betul bahwa kita akan memberikan pengakuan atas keberadaan dan hak konstitusional bagi semuanya," kata Eri, Minggu (7/12).

Berita Terkait : Ini Solusi Eri-Armudji Atasi Masalah Lingkungan Di Surabaya

Dia ingin menjadi pemimpin untuk semua kelompok. Tidak ada yang dibeda-bedakan. Semua sama di mata hukum. "Tidak ada yang dikucilkan dan tidak ada yang menjadi minoritas," ungkap paslon nomor urut satu itu. 

Eri mengaku akan koordinasi kepada semua kelompok. Karena setiap kelompok pasti ada kelebihan. "Kami akan satukan semuanya dengan kelebihan itu dan kita tidak melihat kekurangan," tambah Eri.

Berita Terkait : Survei Charta Politika, Elektabilitas Pasangan Eri-Armuji Di Atas Angin

Tak hanya itu, Eri juga memastikan pemerintah menjamin setiap warga atas hak konstitusionalnya. Pihaknya akan membangun sebuah 'ruang keluarga' yang bisa membuat nyaman semua golongan. "Hak konstitusional setiap negara warga juga akan tersampaikan, juga kita akan melakukan pendekatan cultural planning," terangnya. 

Senada dengan Eri, Armuji juga menyebut pihaknya berjanji menciptakan guyub rukun meskipun ditemui keragaman pada warga. Hal ini menjadi salah satu prioritas paslon yang diusung PDIP dan PSI itu. 

Berita Terkait : Calon Kepala Daerah Gaungkan Sumbawa Jadi Sentra Pakan Ternak Nasional

"Kami wujudkan di mana keragaman warga Kota Surabaya bisa saling toleransi. Kerukunan yang kami ciptakan itu yang menjadi prioritas supaya warga tetap aman, guyub, rukun, dan tentunya bisa menikmati kota ini dengan tenang," papar Armuji. [UMM]