Dewan Pers

Dark/Light Mode

LaNyalla Apresiasi Optimisme Pengusaha Hadapi Pandemi

Kamis, 24 Februari 2022 18:06 WIB
Ketua DPD LaNyalla Mattalitti saat memberi sambutan dalam Indonesia Property and Bank Award ke-16 dan Indonesia MyHome Award ke-5, Kamis (24/2). (Foto: Humas DPD)
Ketua DPD LaNyalla Mattalitti saat memberi sambutan dalam Indonesia Property and Bank Award ke-16 dan Indonesia MyHome Award ke-5, Kamis (24/2). (Foto: Humas DPD)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPD LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengajak masyarakat tetap optimis dan semangat untuk bangkit kembali dalam upaya pemulihan ekonomi. LaNyalla pun mengapresiasi pejabat, tokoh pengusaha dan perusahaan yang tidak menyerah dengan dampak pandemi. Mereka tetap berprestasi, tanpa menutup usaha dan mengurangi karyawan. 

Hal itu disampaikan LaNyalla saat memberikan sambutan secara virtual dalam Indonesia Property and Bank Award ke-16 dan Indonesia MyHome Award ke-5, Kamis (24/2).

Berita Terkait : Irfan Jauhari Langsung Fokus Hadapi Persib

"Saya apresiasi para pejabat, tokoh pengusaha, banker dan perusahaan yang menghadapi dampak pandemi dengan semangat tinggi. Tetap berusaha dengan keras dan tidak mengurangi karyawan. Hal itu perlu dicontoh semua pihak," ujar LaNyalla.

Hal itu menandakan masih ada rasa optimisme dan semangat untuk survive, kemudian bangkit kembali untuk pemulihan ekonomi bangsa.

Berita Terkait : Presiden Apresiasi MA Bangun Peradilan Modern

"Optimisme ini akan membuat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat dapat kembali berjalan normal, seiring adaptasi pola kehidupan normal yang baru yang memang harus kita jalani di tengah pandemi yang belum berakhir," papar dia.

Ditambahkan LaNyalla, indikasi pemulihan ekonomi dapat secara terang benderang dilihat dari dua indikator penting kebangkitan. Yaitu sektor properti dan perbankan. Keduanya, ibarat dua sisi mata uang.

Berita Terkait : Persebaya Langsung Fokus Hadapi Arema FC

"Sektor properti melibatkan ratusan item dunia usaha dan ribuan tenaga kerja, sementara sektor perbankan membangkitkan daya beli masyarakat," terang LaNyalla.
 Selanjutnya