Dewan Pers

Dark/Light Mode

Disayangkan, Bupati Tak Hadiri Acara Adat Dan Budaya Kerajaan Mempawah

Sabtu, 30 Oktober 2021 22:24 WIB
Ketua DPD LaNyalla Mattalitti disambut tarian dan upacara selamat datang di halaman masuk ke kerajaan Mempawah, Sabtu (30/10). (Foto: Humas DPD)
Ketua DPD LaNyalla Mattalitti disambut tarian dan upacara selamat datang di halaman masuk ke kerajaan Mempawah, Sabtu (30/10). (Foto: Humas DPD)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyayangkan ketidakhadiran Bupati Mempawah, Erlina Ria Norsan, dalam acara adat dan budaya yang diselenggarakan Kerajaan Mempawah di Balairung Istana Amantubillah Mempawah, Sabtu (30/10).

Padahal, LaNyalla menilai, kehadiran bupati dalam kegiatan-kegiatan seperti itu sangat penting. Terlebih, di tengah kabar yang menyebut hubungan antara bupati dan pihak kerajaan sedang tidak harmonis.

Berita Terkait : Diamond Supermarket Hadir Di Pusat Perbelanjaan Poins

"Tentu kita sayangkan ketidakhadiran bupati pada momentum penting ini. Kehadiran bupati amat penting bagi Kerajaan Mempawah yang telah memberikan kontribusi besar bagi wilayah ini," ujar LaNyalla dalam kunjungan kerjanya ke Kerajaan Mempawah, Sabtu (30/10).

Dia mendengar keluhan dari kerabat kerajaan, anggaran yang diajukan pihak kerajaan untuk renovasi Komplek makam dan bangunan keraton juga tidak disetujui Bupati.

Berita Terkait : Digiring Ke Rutan, Bupati Kuansing Ogah Ladeni Wartawan

Bahkan festival adat yang pernah digelar Kerajaan Mempawah yang menghadirkan ratusan undangan dan ribuan masyarakat hanya dibantu Rp 40 juta oleh Bupati.

"Apalagi saya dengar bantuan untuk Komplek makam raja sudah disetujui di DPRD, tetapi ternyata tidak ada di dalam APBD. Padahal nilainya hanya 400 juta rupiah. Hal seperti ini harus dijelaskan. Komunikasi justru harus dibuka," tutur orang nomor satu di DPD RI itu.
 Selanjutnya