Dewan Pers

Dark/Light Mode

Cegah Hepatitis Masuk Kampung

Sabtu, 14 Mei 2022 06:45 WIB
KIKI ISWARA DARMAYANA
KIKI ISWARA DARMAYANA

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah pandemi Covid melandai menuju endemi, masyarakat tiba-tiba dikejutkan dengan munculnya penya­kit hepatitis akut. Apalagi penyakit misterius ini bisa mematikan anak usia di bawah 16 tahun.

Mengerikan memang. Ada beberapa kasus, empat atau lima hari setelah terjangkit penyakit ini, pasien meninggal dunia. Belum diketahui pasti virus apa yang jadi pemicunya. Semuanya masih dalam penelitian laboratorium.

Berita Terkait : Mudik Dongkrak Ekonomi Rakyat

Kementerian Kesehatan mencatat, di Indonesia sudah ada 18 kasus terduga hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya. Lima orang di antaranya meninggal dunia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, setidaknya dilaporkan ada 348 kasus terduga hepatitis yang tidak diketahui penyebabnya di  21 negara. Sebanyak 26 anak memerlukan transplantasi hati.­

Berita Terkait : Sembako Untuk Rakyat Miskin

Kita berharap pihak Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan lem­baga riset kesehatan internasional, bisa secepatnya menemukan penye­bab utama penyakit hepatitis akut misterius ini.

Menurut WHO, adenovirus memang terdeteksi dalam sampel darah atau plasma darah pada banyak kasus, tetapi dalam jumlah sangat rendah. Virus ini juga belum teridentifikasi dalam sampel jaringan hati yang dianalisis.

Berita Terkait : Bersiap Hadapi Krisis Global

Sambil menunggu hasil analisa lebih lanjut sampel darah pasien di beberapa negara, kita berharap, seluruh dinas kesehatan provinsi, kota dan kabupaten melakukan penyuluhan secara massif dan serentak guna mencegah meluas­nya penyakit misterius ini.
 Selanjutnya