Dark/Light Mode
- Marc Klok Cs Pastikan Persib Siap Tempur Lawan Manila Digger
- Lautaro Martinez Tak Dijual, Barcelona Gigit Jari
- Guru Besar UGM: Penanganan Karhutla Jangan Hanya Hebat Saat Api Sudah Menyala
- Kepala Buperta Buktikan Mampu Jadi Tuan Rumah Perhelatan Pramuka Skala Nasional
- KPK: Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed Dimintai Ratusan Juta Rupiah
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Sudah saatnya para menteri turun tangan langsung membersihkan institusinya dari oknum pejabat nakal yang suka memainkan uang negara.
Para menteri juga mesti mengevaluasi kembali pejabat eselon I dan eselon II di institusinya masing-masing. Apakah para pejabat itu punya nyali untuk membersihkan birokrasi di bawahnya atau tidak?
Baca juga : Kemarau Panjang Di Tahun Politik
Kita juga berharap, ke depan ini, dalam seleksi calon pejabat eselon I dan eselon II, para menteri mengutamakan faktor integritas, kejujuran dan keberanian untuk menindak tegas oknum pejabat nakal.
Tanpa dukungan penuh pejabat eselon I dan eselon II, seorang menteri tak mungkin bisa membersihkan birokrasi di institusinya.
Baca juga : Jangan Curi Uang Rakyat
Supaya pengawasan internal berjalan efektif, seorang menteri mesti dibantu inspektur jenderal (Irjen) yang antikorupsi dan berani. Kalau Irjen-nya jeli dan punya nyali, pejabat di kementerian akan takut berbuat curang.
Pihak kementerian juga perlu lebih sering mengundang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk sosialisasi tata cara atau proses lelang proyek yang bersih, baik dan benar.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.