Dark/Light Mode

Harapan Baru, Langsung Ngegas

Minggu, 20 Oktober 2024 05:57 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN
Wartawan Senior

RM.id  Rakyat Merdeka - Hari ini, Indonesia memasuki babak baru. Juga harapan baru. Prabowo-Gibran tidak lagi disebut sebagai presiden dan wapres terpilih, melainkan sudah disebut sebagai presiden dan wapres. Resmi. Sah. Konstitutif.

Sama seperti presiden-presiden sebelumnya, Presiden Prabowo dan Wapres Gibran tentu ingin memajukan bangsa dan negaranya. Itu pasti.

Yang membedakan hanya paradigma, cara, dan pendekatannya yang terwujud dalam bentuk program, kebijakan serta skala prioritasnya. Ini perlu ditunggu. Paling tidak di seratus hari pertama atau satu tahun pertama.

Presiden Prabowo-Wapres Gibran sedikit “diuntungkan” karena tidak memulainya dari nol. Berbeda dengan Presiden-presiden sebelumnya yang proses transisinya tidak semulus seperti sekarang. Modal penting ini semoga bisa dioptimalkan secara produktif.

Ditopang kabinet yang sangat lengkap dan spesifik serta dukungan mayoritas di parlemen, kita berharap, masa kepresidenan Prabowo bisa menyelesaikan semua pekerjaan rumah yang ditinggalkan Presiden Jokowi. Bahkan melakukan capaian-capaian lain yang lebih spektakuler.

Baca juga : Merawat Asa Antikorupsi

Janji-janji kampanye perlu segera ditunaikan. Langsung tancap gas, karena kabinet ini sudah dimatangkan jauh-jauh hari. Sebagian anggotanya juga orang-orang lama.

Kabinet ini jangan “panas-panas tai ayam” yang gas dan gebrakannya hanya digeber di awal atau beberapa bulan, setelah itu loyo. Kita tidak berharap seperti itu. Ini lari marathon. Bukan sprint. Butuh endurance yang konsisten dan prima. Fokus. Perhatiannya tidak terbagi.

Ini perlu diingatkan, karena beberapa menteri di kabinet sebelumnya, ada saja yang terlalu bersemangat di awal, tapi tak lama kemudian kehabisan bensin. Fokusnya terpecah. lalu kembali ke “setelan pabrik”. Loyo. Bahkan ada yang terseret kasus korupsi.

Walau mendapat dukungan mayoritas di parlemen, Presiden Prabowo juga perlu bersiap menghadapi dinamika politik, satu atau dua tahun pertama.

Semuanya memang berjanji akan mendukung. Namun, tidak ada yang bisa memegang sepenuhnya perkataan, kesepakatan serta janji politis.

Baca juga : Kabinet Dengan Modal Kuat

Lagi pula ada pendapat yang mengatakan bahwa mendukung bisa di dalam maupun di luar pemerintahan. Atau, ada juga yang berprinsip bahwa mengkritik dan mengawasi dengan ketat dan serius, juga merupakan bentuk dukungan.

PDIP misalnya, tampaknya masih menunggu dinamika politik setahun-dua tahun ini. Yang terlihat sulit adalah: Prabowo ingin membawa masuk PDIP tanpa mengorbankan siapa pun. Prabowo ingin melakukan rekonsiliasi nasional dan rekonsiliasi antar elite politik.

Namun, di tubuh PDIP tampaknya ada faksi yang “lebih keras”, yang hanya ingin bergabung dengan Presiden Prabowo saja.

Dinamika politik ini bisa berlangsung menarik dan sulit diprediksi. Kelihaian Presiden Prabowo akan diuji menghadapi dinamika ini.

Itu di level elite. Bagi rakyat, rekonsiliasi atau tidak rekonsiliasi, warna apa pun, yang penting ada kesejahteraan yang dihasilkan. Kesejahteraan untuk rakyat, bukan untuk segelintir orang.

Baca juga : "Mengebom Korupsi Politik"

Rakyat membutuhkan lapangan pekerjaan, pendidikan kesehatan, keadilan sosial dan ekonomi, keamanan, lingkungan hidup yang sehat, serta terjamin amannya proses dan hak berdemokrasi.

Kita mendukung supaya seluruh amanah rakyat bisa diperjuangkan, dijaga dan terwujud secara konsisten, sampai berakhirnya masa jabatan. Tentunya, tidak dengan memberi cek kosong.

Kita berharap yang terbaik untuk para pemimpin, bangsa, negara serta seluruh rakyat Indonesia. Selamat bekerja mewujudkan harapan rakyat, untuk Indonesia yang lebih baik.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 5, edisi Minggu, 20 Oktober 2024 dengan judul "Harapan Baru, Langsung Ngegas"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.