Dark/Light Mode
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Wartawan Senior
Sebelumnya
Pihak otoritas kesehatan kini tengah bekerja keras menambah ruang rawat dan ICU di seluruh rumah sakit rujukan Covid di Jawa dan Bali. Tapi kalau sebagian masyarakat kemudian tak mematuhi protokol kesehatan, tambahan fasilitas kesehatan itu tak akan cukup untuk merawat pasien baru.
Kini saatnya pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota fokus dan berjuang bersama-sama memerangi Covid-19. Di sini senjata pamungkasmya adalah penerapan protokol kesehatan secara ketat. Siapapun yang melanggar aturan, harus ditindak tegas.
Kalau pemeritah pusat tegas, pemerintah daerahnya juga tegas, dipastikan sebagian besar masyarakat akan mematuhi protokol kesehatan.
Kalau pemerintah pusat tegas, tapi pemerintah daerahnya setengah hati, atau sebaliknya, serangan Covid-19 bisa meluas kemana-mana. Ini yang sangat berbahaya.
Baca juga : Tahun Perang Lawan Covid
Kita berharap ke depan, seluruh komponen bangsa fokus memerangi Covid-19. Kalau semua unsur bersatu, ratusan ribu jiwa akan bisa diselamatkan dari serangan Covid-19. **
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.