Dark/Light Mode

Putar Otak Atasi Resesi

Sabtu, 7 Nopember 2020 08:26 WIB
ISWARA DARMAYANA
ISWARA DARMAYANA

RM.id  Rakyat Merdeka - Pandemi Covid-19 telah menghancurkan ekonomi dunia. Bukan hanya negara berkembang yang terpuruk, negara maju pun terseok-seok diterjang badai resesi.

Dampak ambruknya ekonomi dunia, juga dirasakan Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (5/11) lalu mengumumkan, pertumbuhan ekonomi kuartal III 2020 minus 3,49 persen. Artinya, Indonesia secara resmi resesi, setelah sebelumnya, pertumbuhan ekonomi kuartal II minus 5,32 persen.

Berita Terkait : Vaksin Covid Untuk Rakyat

Akibat resesi, yang paling menderita adalah rakyat kecil dan orang miskin. Terutama buruh harian dan pekerja di sektor informal.

Oleh karena itu, kita berharap, seluruh anggota Kabinet Jokowi Ma’ruf Amin putar otak dan mencari terobosan baru, agar roda perekonomian rakyat di lapisan paling bawah terus berputar.

Berita Terkait : Para Cukong Main Di Pilkada

Kemudian, supaya orang miskin tetap bisa makan, bantuan sosial berupa uang tunai perlu diberikan paling tidak hingga akhir kuartal I tahun 2021.

Ke depan, bantuan untuk rakyat di lapisan paling bawah sebaiknya diberikan dalam bentuk uang tunai. Ini penting agar mereka bisa membeli beras dan lauk pauk.

Berita Terkait : Perang Total Lawan Covid

Dalam situasi ekonomi yang sangat sulit, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kota dan kabupaten mesti fokus pada upaya penyelamatan rakyat miskin. Terutama buruh harian yang kehilangan pekerjaan akibat Pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhir.
 Selanjutnya