Dark/Light Mode

Kapolri Baru Dan Reformasi Polri

Senin, 1 Februari 2021 05:10 WIB
BUDI RAHMAN HAKIM
BUDI RAHMAN HAKIM
Wartawan Senior

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Joko Widodo benar-benar belajar banyak dari kasus penunjukannya Kapolri di masa-masa awal kepemimpinan. Kala itu, nyaris semua lapisan menolak sosok yang dicalonkan. Politik penegakan hukum pun jadi bulan-bulanan yang menimbulkan gonjang-ganjing.

Baca juga : Ngantor Di Pusat Krisis

Kali ini Jokowi tidak salah lagi. Memilih seorang perwira dengan rekam jejak bersih sebagai jagoannya sebagai Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Tak hanya clear and clean, Jenderal dianggap merupakan perwira yang perjalanan profesionalnya seperti bintang bersinar. Hampir seluruh kalangan puas dan menyambut gembira pencalonan tunggal Jenderal Sigit.

Baca juga : Menyikapi Rekor Keterpaparan

Banyak harapan ditambatkan kepada bekas Kapolda Banten ini. Banyak agenda yang sekian lama terendap, untuk tidak mengatakan macet, terkait reformasi internal tubuh punggawa baris depan ketentraman dan penegakkan hukum di negeri ini. Terlalu banyak moral hazard di lingkungan Kepolisian.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.