Dark/Light Mode

Menunggu Nasib “Pasal Karet”

Selasa, 23 Februari 2021 06:18 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Semangat untuk merevisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), untuk sementara “terhambat”. Masih butuh waktu. Tidak bisa segera.

Berita Terkait : Banjir: Hentikan Politisasi Itu…

Pemerintah, kemarin, memutuskan untuk membentuk tim terlebih dahulu. Tim bentukan Menko Polhukam ini akan mengkaji, apakah UU yang dinilai mengandung beberapa “pasal karet” yang multitafsir tersebut akan direvisi atau tidak.

Berita Terkait : Hukuman Mati: Menunggu KPK

Artinya, bisa saja UU tersebut tidak direvisi. Hanya memperkuat dan memberi arahan yang jelas serta lebih tegas untuk pelaksanaannya di lapangan. Misalnya, membuat Pedoman Pelaksanaan. Ada rambu-rambunya. UU-nya tak disentuh. Tetap seperti semula. Tak ada revisi. Atau, bisa juga UU tersebut akan direvisi. Tapi tidak merevisi 9 pasal yang dinilai karet oleh publik. Cuma dua atau tiga pasal saja. Terbatas dan selektif.

Berita Terkait : Pilkada 2024 Dan Panggung Rakyat

Jadi, perjalanannya masih panjang. Tim ini akan bekerja tiga bulan. Bisa sampai Mei. Kalau pun nanti sudah ada kesimpulan, masih harus dibicarakan lagi dengan DPR. Kalau DPR tidak setuju, wassalam. Tidak jadi.
 Selanjutnya