Dark/Light Mode
- Pertamina Buka Akses Digital bagi Anak Disabilitas Netra di MotoGP Mandalika
- Kinerja Melesat, Bank Mandiri Buyback Saham Dan Tebar Dividen
- Mbappe Brace, Real Madrid Hajar RB Leipzig
- Jakmania Dilarang Hadiri 6 Laga Tandang, PSSI Sanksi Persija-Persita
- Madura United Vs Persib Bandung, Jadwal Padat Jadi Kendala
Wartawan Senior
Sebelumnya
Di zaman now, para kompor ini berkeliaran di mana-mana. Kompor untuk siapa saja yang kebelet nyapres. Di semua level kekuasaan, ada. Dan mereka benar-benar mencari makan dari hasil memanas-manasi situasi agar terjadi persaingan. Dengan demikian mereka bisa mendapat kesempatan mengambil peran dan posisi politik.
Baca juga : Utang Yang Makin Menumpuk
Pekerjaan para kompor ini di era sekarang bisa memperluas provokasinya ke ranah publik dengan sosial media. Sudah terasa makanya betapa berisiknya politik kita. Bener-bener gaduh karena sudah semakin tereskalasi oleh kompetisi di kedua kubu paslon Capres-cawapres.
Baca juga : Lockdown, Mungkinkah?
Semakin mendekati pesta demokrasi semakin keras terasa benturannya. Sudah ada yang mulai main kayu. Isu-isu sensitif terus dimainkan dengan rekasaya kerja hoaks. Dari kedua belah pihak. Kita berharap para kompor ini segera menyadari kekhilafannya terhadap bangsa ini. Ongkos sosialnya terlalu mahal bila sampai terjadi. Segeralah menahan diri.(*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.