Dark/Light Mode
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Seiring dengan terus melonjaknya angka yang terpapar virus Corona saat ini, banyak usulan-usulan baru bermunculan untuk menghentikannya.
Keren sih, tapi tetap saja tidak enak sekali realitanya. Beberapa di antaranya:
Baca juga : Kehidupan Tak Jelas Pasca Vaksin
Pertama, nama virus penyakitnya terus bermutasi. Covid-19 alias Corona Virus Disease 2019 sekarang konon punya type baru yang lebih tidak terkendali. Sampai sekarang sudah banyak yang terpapar oleh virus ini.
Pembunuhan oleh perantara virus bukan hanya jiwa manusia tapi sebuah negara. Ekonomi lumpuh. Kegiatan politik mati. Kegiatan sosial vacum. Kalau terus kematiannya.
Baca juga : Beritakan Kesembuhan Bukan Keterpaparan
Covid-19 benar-benar telah membuat banyak manusia diterkam rasa takut mati hingga tingkat yang paling akut. Terjadi paranoia di mana-mana. Semuanya dibuat repot. Benar-benar perang melawan musuh yang invisible.
Kedua, istilah lockdown. Ini istilah tak kalah mengerikan. Merujuk pada isolasi kegiatan pribadi, keluarga, bahkan masyarkat. Ya, lockdown merujuk pada aktivitas mengurung diri. Tergantung tingkat pesebaran virusnya.
Baca juga : Sikap Jiwa Hadapi Lonjakan Keterpaparan
Lockdown telah banyak dilakukan pemerintah di banyak negara. Warga disterilkan dari pusat penyebaran virus. Dikucilkan dikunci di sebuah lingkungan agar tidak terkontaminasi maupun mengkontaminasi. Di beberapa negara, program lockdown ini sukses.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.