Dark/Light Mode

Para Pejabat Yang Terpeleset

Rabu, 9 Juni 2021 06:40 WIB
BUDI RAHMAN HAKIM
BUDI RAHMAN HAKIM

RM.id  Rakyat Merdeka - Seorang Guru Sufi masyhur dari Priangan Timur, Syeikh Al-Muttaqi mengatakan, "seorang terjatuh seringkali bukan karena tersandung batu besar melainkan karena terpeleset kulit pisang... Tersedak tenggorokan itu bukan oleh tulang sapi tetapi oleh duri ikan..." Apa maksud di balik metafor kulit pisang dan duri ikan itu?

Berita Terkait : Regenerasi Capres Parpol

Dalam kehidupan, seorang pesohor yang menapaki tangga sukses lalu terjatuh, seringkali bukan karena terbelit persoalan besar-besar. Justru karena kecakapannya menundukkan masalah-masalah besar inilah ia jadi seorang besar. Namun, tiba saat ia terjatuh, musababnya karena terantuk masalah kecil yang disepelekan.

Berita Terkait : Persaingan Panas Menteri Dan Gubernur

Dalam konteks dunia usaha, seorang pebisnis bisa mendaki ke puncak kekayaan terbanyak, tentu setelah ia berhasil memenangi persaingan, melewati krisis, dan melewatkan kegagalan. Namun, ketika datang satu putaran waktu yang menyebabkannya tersuruk jatuh dan kembali terpuruk, acapkali karena ia abai terhadap detail kebocoran kecil dalam perahu manajemen keuangannya.

Berita Terkait : Utang Yang Makin Menumpuk

Dalam konteks politik, seorang politisi bisa mengalahkan dan menundukkan kekuatan politik yang jadi rival terkuat sekali pun. Jabatan politik berhasil ia duduki, kemulian serta previledge kekuasaan ia raih, sanjungan dan pujaan ia peroleh. Namun, ketika tiba saat ia terjatuh, penyebabnya karena skandal di pelukan wanita yang ia temui suatu malam di sebuah kota.
 Selanjutnya