Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Timnas Senior
Diganti Tidaknya Bima Sakti Tergantung Rapat Exco
Selasa, 11 Desember 2018 13:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PENETAPAN pelatih Tim Nasional Indonesia akan dilakukan pada 20 Desember 2018. Mekanisme penetapan pelatih timnas harus melalui rapat Exco PSSI terlebih dahulu. “Pemusatan latihan akan dimulai pada awal Januari 2019,” kata Sekjen PSSI Ratu Tisha di Jakarta kemarin. PSSI sendiri sudah dihadapkan pada serangkaian agenda penting pada 2019 mendatang. Mulai 18 Februari 2019, Timnas U-22 Indonesia akan berjuang pada ajang Piala AFF U-22.
Baca juga : Citra Polri Tergantung Humas
Selain itu, PSSI juga disibukkan dengan agenda kualifikasi Piala Asia U-23 2020 yang akan diselenggarakan pada Maret 2019. PSSI juga harus mempersiapkan diri menghadapi pra- Olimpiade putaran kedua bagi timnas putri yang digelar pada April 2019. Ratu menjelaskan, padatnya agenda tersebut membuat program latihan harus segera dilakukan. terakhir kali Indonesia dilatih oleh Bima Sakti. Di bawah asuhan pengganti Luis Milla tersebut, Indonesia tersisih di turnamen Piala AFF.
Baca juga : Memilih Pendamping
Belum jelas apakah PSSI akan mempertahankan Bima. Sementara Bima sudah pasrah dan menyerahkan nasibnya pada otoritas sepak bola nasional tersebut. Suasana sedih menyelimuti kedatangan para pemain Sriwijaya FC di bandara SMB II Palembang, Sumatera Selatan. Ratusan suporter sengaja datang untuk memberikan dukungan dan semangat terhadap tim Laskar Wong Kito. Mereka meneriakkan yel-yel pemberi semangat pada Yu Hyun dan kawan-kawan sembari memegang spanduk bertuliskan “Kami Tetap Setia”. Sriwijaya FC baru saja turun kasta di Liga 2.
Baca juga : Ikut Bahagia Persija Juara
Beberapa suporter tampak meneteskan air mata langsung memeluk pemain. Yu Hyun Koo, Alberto Goncalves, Esteban Vizcarra, Alan Hendrique pun tak kuasa menahan air mata di antara ratusan tim pendukungnya. Striker Sriwijaya FC, Alberto Goncalves, mengaku para pemain juga memahami apa yang kini sedang dirasakan ratusan suporter yang datang. Merekapun akhirnya menangis bersama. “Saya sedih, semuanya sedih. Istri, anak-anak saya juga sedih. Saya telpon papa dan mama saya mereka juga menangis,” kata Beto. [WUR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya