Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pengurus Pusat Persatuan Tuna Netra Indonesia (DPP PERTUNI) meminta Radio Republik Indonesia (RRI) segera merealisasikan Siaran Langsung Pandangan Mata Sepak Bola Liga 1 dan Liga 2 Indonesia.
“Kami ingin ada tindak lanjut dari Focus Group Discussion yang diselenggarakan RRI pada 15 November lalu. Kami mohon RRI merealisasikan keinginan kami ini,” ungkap Sekretaris Umum DPP PERTUNI Iyehezkial Parudani, dalam surat yang dikirim ke RRI.
Baca juga : Jakpro Diminta Sediakan Fasilitas Ibadah Di JIS
Menurut Iyehezkial, siaran langsung pandangan mata sepak bola Liga I dan Liga II menjadi salah satu hiburan dan informasi bagi kaum difable, khususnya kaum tuna netra. “Liga 1 dan Liga 2 merupakan informasi dan hiburan olahraga yang sangat ditunggu kaum tuna netra”.
Direktur Program dan Produksi LPP RRI Soleman Yusuf menyambut baik keinginan DPP PERTUNI. “Kami akan segera mengkomunikasikan harapan kaum tuna netra itu. Kami akan lakukan pertemuan dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, PSSI dan juga PT Liga Indonesia Baru yang menjadi operator Kompetisi sepak bola Indonesia terbesar di Tanah Air itu,” ujar Soleman.
Baca juga : Gandeng Seniman Nusantara, MPR Siapkan Lagu Pilar Bangsa
Estimasi Kementerian Kesehatan, jumlah tuna netra di Indonesia adalah 1,5 persen dari seluruh penduduk atau sebanyak 3.750.000 dari 250 juta penduduk Indonesia. PERTUNI adalah organisasi persatuan Tuna Netra Indonesia yang terdiri dari 34 DPD dan 125 DPC yang tersebar di seluruh Indonesia. [WUR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya