Dewan Pers

Dark/Light Mode

Seleknas PBSI 2022

Kalahkan Wakil DKI, Alfito Melaju Ke Final

Jumat, 14 Januari 2022 21:24 WIB
Alfito Pringgo Yudanto dari Kalimantan Selatan. (Foto: Istimewa)
Alfito Pringgo Yudanto dari Kalimantan Selatan. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah dominasi wilayah Jawa, Alfito Pringgo Yudanto dari Kalimantan Selatan mencuri perhatian.

Ia berhasil menembus babak final sektor tunggal dewasa putra Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2022 usai mengalahkan unggulan keempat, Aria Dinata (DKI Jakarta) lewat pertarungan sengit 21-18, 21-19.

Bertanding di lapangan satu Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (14/1) Alfito bermain dengan sangat baik. Permainan sabar dan ulet diperlihatkan untuk meladeni agresivitas Aria. Bahkan ia tidak menyangka berhasil menembus babak puncak Seleknas PBSI 2022.

Berita Terkait : Kalahkan Wakil Jateng, Diaz Melesat Ke Semifinal

"Sebelum main saya memang cukup gugup dan tidak menyangka juga bisa menang. Saya pernah bertemu dia di Jakarta Open dan saya kalah straight game. Tapi berkat kerja keras dan percaya diri, saya akhirnya bisa menang," ujar Alfito.

Alfito sangat bangga bisa menjadi wakil Kalimantan Selatan di partai final. Ia menjadi satu-satunya perwakilan Non-Jawa di babak final Seleknas PBSI 2022.

"Untuk besok saya ingin lebih fokus dan menang pastinya. Jaga kondisi biar besok lebih fresh," ujar Alfito.

Berita Terkait : Peserta Seleknas PBSI 2022 Kagum Fasilitas Pelatnas Cipayung

Sementara itu, asisten pelatih tunggal putra utama Pelatnas Cipayung, Irwansyah mengaku terkesan atas bakat dan talenta yang ditunjukkan para atlet di Seleknas PBSI 2022. Ia juga yakin regenerasi bulutangkis Indonesia akan berjalan lancar.

"Kalau dilihat sejak awal memang permainan atlet-atlet ini sudah bagus ya, apalagi sudah masuk babak-babak akhir lebih terlihat lagi potensinya. Atlet-atlet ini terlihat sekali perkembangannya walau tidak ada turnamen nasional selama pandemi," ucap Irwansyah.

Ia berharap siapa pun nanti yang terpilih masuk pelatnas, harus lebih semangat lagi. "Semua harus punya kemauan yang lebih tinggi lagi karena menjadi juara itu tidak mudah. Perlu kerja keras dalam latihan," pungkas Irwansyah. [WUR]