Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- PMI Manufaktur Juli Kembali Ekspansi, Kadin Minta Tren Positif Dijaga
- Taipei Open 2026, Kalahkan Malaysia, Ganda Garuda Juara
- Kapal Pertamina Patra Niaga Selamatkan 17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2
- Jasaraharja Putera Pastikan Perlindungan Bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II
- Kasus Bupati Pemalang, KPK Sita Moge hingga Emas dari Penggeledahan
RM.id Rakyat Merdeka - Petinju kelas berat dunia, Dillian Whyte dan Tyson Fury, telah menyepakati untuk melakoni pertarungan memperebutkan gelar kelas berat WBC. Penandatanganan kontrak kedua petinju telah rampung. Namun, keduanya belum sepakat soal waktu penyelenggaraan.
Pertarungan diharapkan digelar di Wembley, Inggris, pada April mendatang.
Baca juga : Masuk Timnas, Bayu Fiqri Siap Kerja Keras
Whyte menjadi penantang wajib bagi Fury dalam perebutan gelar kelas berat WBC, setelah petinju berusia 22 tahun ini menang pertandingan ulang atas Alexander Povetkin Maret tahun lalu.
Sementara, Fury akan kembali mempertahankan sabuk WBC-nya, setelah sebelumnya dia telah merebut kemenangan KO ronde ke-11 dari Deontay Wilder, Oktober lalu.
Baca juga : Fury Digadang Lawan Usyk Maret 2022
Whyte sebelumnya mengatakan, dia tidak peduli dengan tanggal dan tempat pertarungan Fury, di mana dan kapan pun itu Whyte mengaku siap. “Saya sudah lama mencoba melawannya. Saya sudah siap bertarung dengannya sejak lama. Saya hanya ingin bertarung dengannya untuk gelar juara dunia sekarang,” ucapnya.
Adapun pemenang Fury versus Whyte dapat menghidupkan kembali harapan pertarungan gelar dunia yang tak terbantahkan tahun ini, dengan Oleksandr Usyk akan mempertahankan sabuk dunia WBA, IBF dan WBO-nya, setelah sebelumnya berhasil merebut gelar tersebut dari Anthony Joshua. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya