Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) ingin kiper klub Serie A Sampdoria, Emil Audero Mulyadi, dinaturalisasi demi meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia.
“Pemain dengan kemampuan bagus seperti itu akan menyebarkan budaya sepak bola yang baik, khususnya untuk para penjaga gawang Indonesia,” ujar STY di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin.
Selain itu, kualitas Emil Audero juga dianggap dapat membantu Timnas Indonesia berprestasi di kancah internasional.
Baca juga : Stop Polemik, Sekjen PDIP: Rakyat Nolak Pemilu Ditunda
Dua alasan itu yang membuat juru taktik asal Korea Selatan (Korsel) ini menginginkan Emil Audero berada di skuat Garuda. STY menyerahkan semuanya kepada PSSI untuk mengurus semua hal terkait potensi kewarganegaraan Emil Audero.
“Saya pribadi tidak bisa memastikan apakah dia mau dinaturalisasi atau tidak,” tutur pelatih timnas Korsel di Piala Dunia 2018 itu.
Menanggapi permintaan STY, PSSI memprioritaskan Emil Audero sebagai pemain keturunan Indonesia keempat atau terakhir yang dinaturalisasi untuk kepentingan timnas.
Baca juga : Digitalisasi, Bikin Distribusi Pupuk Subsidi Real Time
Emil Audero merupakan alumni akademi Juventus yang sudah malang melintang di sepak bola Italia, walau umurnya baru 25 tahun.
Tercatat, dia pernah berseragam Juventus, Venezia dan Sampdoria. Namun, selepas sembuh dari cedera pertengahan Januari 2022, Emil Audero kehilangan tempat utama di Sampdoria dan dibangkucadangkan pada empat pertandingan terakhir Sampdoria.
Di level timnas, berdasarkan laman Transfermarkt, Emil Audero pernah membela Timnas Italia U-15, U-16, U-17, U-18, U-19, U-20 dan U-21. Akan tetapi, dia belum pernah tampil untuk timnas senior negeri itu. Andai Emil Audero menolak untuk menjadi WNI, PSSI sudah menyiapkan nama keturunan Indonesia lain, yaitu gelandang klub Liga Swiss, FC Luzern, Jordy Whermann.
Baca juga : Revitalisasi TMII Dipatok Rampung Oktober 2022
Masih berusia 22 tahun dan berdarah Indonesia. Whermann, yang berkewarganegaraan Belanda sudah mencatatkan 16 penampilan bersama FC Luzern dan membuat satu gol. Satu nama terakhir akan melengkapi empat pemain keturunan Indonesia yang akan dinaturalisasi pada 2022. [IPL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya